Menstruasi, Kucing juga Mengalami Ini

Advertisements

kucing-haid -kucing haid 300x225  - Menstruasi, Kucing juga Mengalami Ini - kucing-haid-300x225INSPIRADATA. Menstruasi atau haid merupakan hal yang lazim bagi seorang wanita. Menstruasi adalah bagian dari siklus reproduksi wanita, dimana terjadi peluruhan dinding rahim disertai robeknya pembuluh darah. Sehingga selain darah yang keluar juga disertai runtuhan sel-sel dinding rahim (endometrium) dan  merupakan satu siklus yang terjadi setiap bulannya sebelum mengalami menopause.

Dilansir dari Madsci, ternyata selain manusia, beberapa spesies lain pun mengalami menstruasi. Spesies tersebut antara lain: gorilla atau kera besar, monyet, lemur, kuda, kerbau, jerapah, zebra, badak, kucing, anjing, tikus pohon, gajah, landak dan serigala. Berikut ini ulasannya:

Pada manusia, siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari.

READ  Dalam Kondisi Mood yang Baik, Ternyata Tikus Bisa 'Cekikikan'

Sedangkan pada kera besar siklus menstruasi tergolong teratur. Panjang siklus menstruasi bervariasi, rata-rata 29 hari pada orangutan dan 37 hari pada simpanse.

Tidak seperti manusia dan kera besar, pada mamalia lain proses menstruasi bisa dikatakan ‘diam-diam’, karena proses peluruhan dinding rahim (endometrium) yang ditandai dengan pendarahan justru tidak terlihat secara eksternal atau kasat mata. Contohnya seperti yang terjadi pada kucing.

Advertisements

Kucing betina juga mengalami menstruasi, hanya saja namanya bukan menstuasi, melainkan “Estrus” atau disebut juga fase ingin kawin. Masa estrus pertama kucing biasanya setelah umur 5 – 9 bulan atau setelah beratnya lebih dari 2,5 kg. Karena tergolong hewan polyestrus, maka dalam satu tahun hanya terjadi beberapa kali estrus, tidak rutin seperti mamalia lain.

READ  Tak Cukup Tampung Jamaah, Shalat Jumat di Masjid Cambridge Dilakukan Dua Sesi

Ciri kucing  yang mengalami masa-masa estrus dapat dikenali dari prilakunya. Si Kucing akan mengeong keras-keras, berguling-guling, atau berjalan kesana kemari. Hal itu ditujukan untuk menarik perhatian Kucing jantan agar mau mendekatinya.

Menstruasi pada kucing bisa dikatakan terjadi  ‘diam-diam’, karena proses peluruhan dinding rahim (endometrium) yang ditandai dengan pendarahan justru tidak terlihat secara eksternal atau kasat mata. Yang terjadi adalah adanya perombakan endometrium dan sel-sel yang sudah tidak dibutuhkan akan dimakan oleh sel-sel darah putih pada tubuhnya sendiri. Kalaupun ada, external fleeding atau pendarahan keluar biasanya terjadi sangat singkat. Pendarahan keluar yang terjadi biasanya di sebabkan oleh keguguran, infeksi bakteri dan lain sebagainya.

READ  Emang Bener Ini Ayam, Nek?

Saat tidak terjadi pembuahan, rahim akan menyerap dinding rahim sehingga tidak terjadi pendarahan. Ada beberapa memalia yang mengalami pendarahan, tetapi pendarahan tersebut tergolong ringan dan sangat singkat, sehingga banyak manusia yang tidak mengetahuinya. Pada umumnya mamalia lain juga tidak mengalami menstruasi rutin setiap bulan, tetapi hanya beberapa kali dalam setahun.[]

(Visited 30 times, 1 visits today)
Advertisements