Cairan Vagina, Wanita Harus Tahu Lho (2)

Advertisements
- Cairan Vagina, Wanita Harus Tahu Lho (2) - cairan-_serambi-indonesia-300x225
foto: Serambi Indonesia

INSPIRADATA. Tubuh biasanya bereaksi atau menunjukan tanda-tanda tertentu jika terjadi sesuatu pada kesehatan kita. Pada wanita, salah satu tanda yang ditunjukkan tubuh adalah melaui cairan pada vagina. Ini normal. Maka, wanita perlu memperhatikan bagaimana keluarnya cairan ini. Dengan begitu wanita bias membaca kemungkinan yang terjadi pada kesehatan tubuhnya.

Dilansir dari Kawanku, Ini lah  6 jenis cairan vagina atau keputihan yang perlu diketahui kaum hawa:

Advertisements

Cairan berwarna Kuning kehijauan dan terasa sedikit pedih, kemungkinannya Chlamydia atau gonorrhea. Ini pun tidak normal. Tanda lain dari infeksi ini adalah nyeri panggul, terasa terbakar saat buang air kecil, tapi sayangnya kebanyakan cewek enggak merasakan gejala ini sejak awal. Ketika dokter sudah mendiagnosis chlamydia atau gonorrhea, mereka akan mudah disembuhakan dengan antibiotik. Ini adalah salah satu penyakit yang ditularkan melalui aktivitas seksual.

Jika cairan itu Berbusa, berbau tak sedap, dan berwarna keabuan atau hijau, kemungkinannya adalah Trichomoniasis. Ini tidak  normal. Trichomoniasis disebabkan oleh organise yang hidup di handuk dan berbagai benda mati lainnya, ungkap Dweck. Ini adalah penyakit kelamin yang paling umum di perkotaan. Kebanyakan orang tidak menyadari gejalanya. Jika tidak segera diobati dengan benar dapat membuat wanita menjadi rentan tertular HIV . ini pun dapat mempengaruhi kesehatan janin jika sedan hamil. Tapi penyakit ini dapat disembuhkan jika segera diobati dengan resep yang tepat.

Jika vagina Berdarah atau terjadi pendarahan, ini bisa normal bias juga tidak. Normal ketika ini terjadi pada wanita yang mengonsumsi pil KB. Ini sering terjadi selama beberapa bulan pertama setelah konsumsi pil KB, di mana tubuhnya menyesuaikan dengan hormon baru.  Tapi, dalam beberapa kasus, cairan dengan darah bisa menjadi suatu sinyal yang membutuhkan pengobatan lebih serius, seperti pra-kanker serviks.

Setelah wanita mampu ‘membaca’ kemungkinan yang terjadi yang terjadi pada kesehatannya melalui beberapa hal yang ditunjukkan tubuh, maka langkah antisipasi pun dapat dilakukan sejak dini. []

Advertisements