Ini Loh, Perbedaan Khamr Dunia dan Khamr Surga

khamrINSPIRADATA. Khamr adalah minuman yang di haramkan oleh Allah SWT. Minuman ini diharamkan karena memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Namun menariknya, ada khamar yang Allah persiapkan bagi penduduk surga kelak. Lalu, apa perbedaan khamr surga dan khamr dunia?

Begini penjelasannya, dilansir dari Dakwah Quran Sunnah:

1. Khamr Dunia
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang khamar di dalam surat Al Baqarah ayat 219:
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah (bahwa) pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.”

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar, berjudi, berhala, mengundi nasib dengan panah adalah dosa termasuk perbuatan Syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kalian mendapat keberuntungan.” [QS Al Maidah: 90]

Dalam dua ayat Al-Quran di atas. Jelas sekali bahwa Allah SWT melarang hambanya untuk mengonsumsi khamr. Efek khamr ini dapat mengakibatkan kerusakan otak, menghilangkan kesadaran dan mengundang permasalahan.

“Sesungguhnya Syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kalian dari mengingat Allah dan shalat. Maka akankah kalian berhenti (dari mengerjakan pekerjaan itu)?”

2. Khamr Surga
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong usus mereka?” [QS Muhammad: 15]

Khamr dihalalkan di surga, karena ia tidak merusak akal dan tidak membuat orang yang meminumnya mabuk.

“Di dalam khamar itu tidak ada zat yang merusak akal dan mereka tiada mabuk karenanya.” [QS Ash Shaffat: 47]

“Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk.” [QS Al Waqi’ah: 19]

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.