Inilah Alasan Sayur Bayam akan jadi Racun jika Tidak Dimakan Segera

Advertisements

INSPIRADATA. Bagi Anda yang sering memasak atau paling tidak aktif di dapur, mungkin tidak akan asing mendengar sayur bayam akan menjadi racun jika lama didiamkan atau tidak segera dimakan.

Dilansir dari Ummi Online, terdapat teori yang menjelaskan terjadinya perubahan pada sayur bayam yang menyangkut kadar zat besi dan nitrat.

Jika sayur bayam tidak segera dimakan, bahkan dipanaskan kembali, dikhawatirkan zat besi yang ada pada bayam tersebut mengalami oksidasi, yaitu berubah dari bentuk Fe2+ menjadi Fe3+. Zat besi bentuk Fe2+ dapat diserap oleh tubuh, sedangkan zat besi bentuk Fe3+ tidak dapat diserap oleh tubuh atau dianggap bersifat racun.

Advertisements

Di samping itu, bayam termasuk tanaman yang kandungan nitratnya tinggi. Pemanasan berulang dapat mengakibatkan proses perubahan nitrat menjadi nitrit. Nitrit dapat berikatan dengan darah, yang selanjutnya dapat mengganggu pengikatan oksigen oleh darah.

Nitrit juga dapat berikatan dengan senyawa amine membentuk nitrosamine yang bersifat racun.

Bagi orang dewasa, kemungkinan bahaya yang ditimbulkan oleh adanya perubahan pada sayur bayam tersebut sebenarnya tidak perlu terlalu dirisaukan.

Namun, bagi bayi dan anak kecil, risiko bahayanya lebih besar. Pada sisi lain, sayuran yang dipanaskan berulang tentu semakin rusak zat gizinya (vitamin).

Saran kami, jika di rumah Anda ada yang memasak sayur bayam, sebaiknya dimakan segera. Jangan didiamkan terlalu lama, apalagi dipanaskan kembali. []

Advertisements