Ketika Hacker Retas Televisi Israel dan Kumandangkan Adzan

Advertisements

masjid-al-aqsa  - Ketika Hacker Retas Televisi Israel dan Kumandangkan Adzan - Masjid-Al-AqsaINSPIRADATA. Israel tengah membahas rancangan undang-undang baru yang melarang Adzan dikumandangkan di seantero negeri tersebut—termasuk di Palestina. Hal yang kemudian menuai kecaman dari berbagai pihak.

Berbagai demonstrasi dilancarkan guna memprotes rencana larangan Adzan tersebut. Bahkan sejumlah Gereja turut menyuarakan keprihatinan terhadap larangan itu, dengan membunyikan lonceng sebagai solidaritas terhadap di sana.

Namun, itu bukan satu-satunya cara yang dilakukan warga untuk memprotes larangan itu. Dalam sebuah kesempatan—beberapa hacker yang identitasnya belum diketahui—diduga telah meretas jaringan dua kanal berita Israel dan menyiarkan Adzan.

Pada Selasa malam, program berita TV Channel 2 dan Channel 10 tiba-tiba berhenti dan kemudian menayangkan klip Adzan selama 30 detik.

Advertisements

Dalam siaran Adzan tersebut, terdapat sebuah teks dalam bahasa Ibrani yang berbunyi, “Ini adalah hukuman Allah; api membakar hati mereka; Allah adalah maha besar,”. Pesan tersebut muncul mengacu pada kebakaran hutan baru-baru ini di Israel yang telah memaksa puluhan ribu pemukim meninggalkan rumah mereka.

Channel 2 mengkonfirmasi di Twitter bahwa “hacker mengambil alih program berita Channel 2 berita dengan menyiarkan panggilan Muslim untuk shalat (Adzan-red)”.

Berikut video terkait. []

Advertisements