KLa Project, Diawali dari ‘Tentang Kita’

Advertisements

INSPIRADATA. Anda yang besar di akhir 80-an dan di awal 90-an, tentu kenal Kla Project. KLa Project memiliki sejarah panjang di belantika musik tanah air. Diketahui KLa Project telah mengeluarkan 9 album dan satu album saat KLa Project berganti nama menjadi “NuKLa”.

KLa Project terbentuk pada tahun 1988 dengan anggota terdiri dari Katon Bagaskara, Lilo (Romulo Radjadin), Adi Adrian, dan Ari Burhani. Nama KLa Project itu sendiri diambil dari gabungan nama dari inisial masing-masing nama personel KLa Project.

Dibawah label Aquarius Musikindo, KLa Project mengeluarkan album perdana “KLa” pada tahun 1989 dengan mengusung musik Pop Rock. Pada album ini KLa Project mengandalkan lagu hits mereka berjudul “Rentang Asmara” dan “Tentang Kita” untuk mengarungi persaingan musik tanah air.

Album selanjutnya dari KLa Project bertajuk “Kedua” resmi dirilis di tahun 1990. Album ini terdiri 10 lagu dan mengandalkan “Yogyakarta” sebagai lagu jagoannya. Tidak heran jika album ini berhasil meraih 3 penghargaan BASF Awards 1991 karena memang album ini sangat bagus dan mudah diterima oleh penikmat musik. Lagu “Yogyakarta” juga dinobatkan sebagai salah satu dari 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa oleh majalah Rolling Stone.

“Pasir Putih” menjadi album ketiga KLa Project yang resmi dirilis di tahun 1992. Album ini berhasil mencetak hits singel berjudul “Tak Bisa ke Lain Hati” dan “Belahan Jiwa”. Album ini turut mendapat penghargaan BASF Awards 1992 untuk kategori Pop kontemporer terbaik. Pada album keempat KLa Project, Ari Burhani berganti profesi menjadi manajer dari KLa sehingga membuat KLa Project berjalan hanya tiga orang saja dalam peluncuran album keempat (Ungu di tahun 1994) dan album kelima (V di tahun 1995).

Advertisements

Di tahun 1996, KLa Project mengeluarkan Live Album berjudul “KLakustik” yang disiarkan oleh ANTV. Dalam Live Album ini, KLa Project membawakan 16 lagu dan terdapat 2 lagu baru diantaranya. Lalu ada album ketujuh KLa Project yang resmi dirilis pada tahun 1997 dengan judul “Sintesa”. Dalam album ini mereka membawakan 8 lagu dengan 2 hits berjudul “Sudi Turun ke Bumi” dan “Saujana”. Di rilis pada Januari 2000, album “Klasik” menjadi album selanjutnya dari KLa Project. Album ini mengusung 2 lagu hits berjudul “Menjemput Impian” dan Kidung Mesra”.

Pada tahun 2003 KLa Project berganti nama menjadi NuKLa. Penggantian nama ini didasarkan atas keluarnya Lilo dari KLa di tahun 2001 sehingga menyisakan Katon dan Adi saja. Lalu, KLa memutuskan untuk menambah 3 orang personel baru, lalu masuklah Erwin Prasetya (mantan personel Dewa 19), Hari Goro, dan Yoel Vai. NuKLa resmi mengeluarkan satu album berjudul “New Chapter” pada tahun 2004 dengan hits singel “Izinkan Ku Memuja”. Tetapi penggantian nama ini tidak berlangsung lama, pada tahun 2006 Erwin memutuskan untuk keluar dari NuKLa karena tidak ada lagi kecocokan visi antara personel lainnya. Setelah itu nama KLa Project kembali digunakan sebagai nama band mereka.

“Exellentia” menjadi album ke-10 dari KLa Project yang resmi dirilis pada 26 November 2010. Album ini berisikan 10 lagu dan sekaligus menjadi album terakhir dari mereka hingga sekarang. []

Foto dan artikel diambil dari: Awal Berdirinya Band

Advertisements