Petir, Harapan atau Ketakutan?

Advertisements

petir petir-petir 300x225  - Petir, Harapan atau Ketakutan? - petir-300x225INSPIRADATA. Manusia biasanya merasa ngeri dan ketakutan saat melihat kilatan petir dan suara gemuruhnya yang menggelegar. Apalagi di musim hujan seperti sekarang, petir seringkali menyemarakkan langit di kala mendung. Apa sesungguhnya petir itu?

Petir adalah sebentuk peristiwa listrik yang terjadi di langit. Kenyataan atau fakta tentang petir ini baru diketahui pada tahun 1750-an oleh seorang ilmuan bernama Benjamin Flanklin. Sebelum hal itu diketahui, orang-orang mempercayai bahwa petir adalah bentuk kemarahah sang dewa.

Namun, jauh sebelum itu, ayat Al Qur’an menjelaskan dalam QS Al Baqarah ayat 9 bahwa orang-orang kafir itu takut pada petir. Sedangkan dalam QS Ar Ruum ayat 24, dijelaskan bahwa petir itu merupakan bentuk dari tanda-tanda kekuasaan Allah.  .

READ  Inilah Beberapa Tips Memperingati Hari Bumi 2017

Nabi mengajarkan sebuah do’a yang dibaca kala mendengar petir, “Ya Allah, jangan Engkau bunuh kami karena murka-Mu, dan jangan Engkau musnahkan kami dengan azab-Mu, dan ampuni kami sebelum itu terjadi.” Sehingga dari satu sisi petir memang menimbulkan ketakutan, tapi di sisi lain petir juga menyiratkan harapan.

Jika ditilik dari segi ilmiah, petir merupakan lompatan listrik bertegangan tinggi yang terjadi di atmosfer. Energi yang ditimbulkannya dalam satu kali sambaran adalah 1 miliar joules atau 280 kwh yang cukup untuk menyalakan AC kamar selama 2 minggu berturut-turut.  Kenyataannya, setiap detik terjadi 100 lompatan petir.  Jika ditotal dalam sehari sebetulnya tersedia sekitar 22,4 miliar kwh listrik gratis di atmosfer.

READ  Mahasiswa UI Ini Ciptakan Mesin Pencari Sekaligus Buat Donasi
Advertisements

Dr. Ir. H. Chunaeni Latief, M. Eng. Sc., saat menjabat sebagai pimpinan labolatorium UNISBA mengatakan bahwa seluruh listrik yang kita nikmati sekarang bukan energy murni. Melainkan energy yang berasal dari air, uap, gas bumi, dan nuklir yang diubah menjadi energy listrik. Sedangkan energy listri murni adaah yang berasal dari petir yang sama sekali belum dimanfaatkan. Di Jepang saja Pembangkit Listrik Tenaga Petir masih dalam taraf eksperimen.

Para ahli meteorology menghitung bahwa suhu pada batang petir bisa mencapai 25.000 derajat celcius. Tentu terbayang bagaimana kekuatannya. Alat listrik pun bisa hangus terbakar bahkan nyawa juga bisa melayang jika tersambar.

Ketakutan pada akhirnya mengantarkan manusia berinovasi menciptakan alat penangkal petir. Namun, yang masih perlu digali dan dikembangkan oleh para ilmuan jauh lebih besar lagi dari pada itu. Sebab, pada kenyataannya petir juga menyiratkan sebuah harapan akan adanya sumber energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat manusia.

READ  Mengagumkan, Anak Bangsa Ciptakan Biodesel Pengganti Solar

Selain, itu petir juga ternyata punya peranan besar di bumi. Petir mempercepat pembentukan salju dan mempercepat terjadinya hujan. Bahkan, diperkirakan bahwa jutaan tahun lalu petirlah yang berjasa atas sintesa terbentuknya zat-zat kimia organik yang akhirnya berlanjut pada berkembangnya kehidupan di muka bumi.[]

sumber: Keajaiban Al Qur’an dan Sains

(Visited 1 times, 1 visits today)
Advertisements