Sejumlah Ilmuwan di Inggris Dirikan Pusat Studi Kiamat

Advertisements
-Lord Rees pusat kajian kiamat inggris 300x225  - Sejumlah Ilmuwan di Inggris Dirikan Pusat Studi Kiamat - Lord-Rees-pusat-kajian-kiamat-inggris-300x225
Foto: The Guardian

INSPIRADATA. Sejumlah ilmuwan terkemuka Inggris sengaja membentuk pusat studi potensi kiamat. Menurut mereka, kiamat adalah kejadian yang dapat menghancurkan dunia dan mengancam spesies manusia.

Pusat studi tersebut bertujuan memberi data potensi bencana yang mengancam masa depan dunia bagi politisi dan publik. Lord Rees, astronom Inggris menjadi pencetus sekaligus pusat studi kiamat ini.

Selain itu, mereka juga melibatkan Stephen Hawking, kosmolog dari Cambridge, dan Lord May dari Oxford, mantan kepala ilmuwan pemerintah.

Advertisements

Kelompok tersebut juga termasuk filsuf cambridge Huw Price, ekonom Partha Dasgupta, dan genetis dari Harvard, George Church. Pendanaan datang dari Jaan Tallinn, pendiri Skype.

“Banyak ilmuwan khawatir perkembangan teknologi manusia dapat menimbulkan risiko kepunahan baru untuk spesies kita secara keseluruhan,” ujar pernyataan di situs kelompok tersebut yang dikutip the Independent. 

Profesor David Spiegelhalter, pakar risiko di Universitas Cambridge, mengatakan ketergantungan manusia yang semakin meningkat pada teknologi dan pembentukan jaringan interkoneksi yang kompleks membuat masyarakat lebih rentan untuk hancur secara sendirinya.

“Dalam zaman modern mendatang, kita tidak lagi punya persediaan makanan. Jika pasokan terganggu untuk alasan apa pun, hal itu akan memakan waktu sekitar 48 jam sebelum habis dan kekacauan terjadi,” ungkapnya. []

Advertisements