Suami Jarang Beri Nafkah Batin, Bagaimana?

Advertisements
- Suami Jarang Beri Nafkah Batin, Bagaimana? - Bunga_Literary-Yard-300x225
Foto: Literary Yard

INSPIRADATA. Seorang suami yang sangat baik, dan seorang istri tidak punya alasan untuk tidak percaya padanya. Tapi masalahnya, sang suami sangat sering tidak memberikan istri hak nafkah batin di tempat tidur.

Advertisements

Nah, apakah diperbolehkan bagi istri untuk meminta cerai, atau akan istri menjadi salah satu dari orang-orang yang tidak akan mencium wangi surga?

Seperti diketahui, jika seorang suami menjalankan tuntutan Islam pada istrinya, tidak diperbolehkan bagi sang istri untuk meminta cerai, karena Nabi SAW mengatakan: “Jika seorang wanita setiap meminta suaminya untuk bercerai tanpa alasan kuat, dia tidak akan mencium wanginya surga,” (HR Imam Ahmad, 21874, dan Ibnu Majah, 2055).

Arti dari kalimat “tanpa alasan kuat” adalah segala sesuatu yang memberinya motif yang kuat untuk mencari perceraian. (Syarah Ibn Majah ‘ala al-Sanadi).

Adapun hubungan di tempat tidur, jika tuntutan istri lebih besar daripada seharusnya, tidak diperbolehkan bagi sang istri untuk meminta cerai. Kata “seharusnya” mengacu pada apa yang biasa dilakukan oleh orang kebanyakan, seperti seminggu sekali atau sekali setiap sepuluh hari dan seterusnya, dan orang-orang berbeda dalam kapasitas mereka dalam hal ini).

Jika suami memiliki cacat atau sakit yang mencegah dia dari melakukan hubungan (yaitu, misalnya dia impoten), maka diperbolehkan bagi istrinya untuk minta cerai. Wallahu a’lam. []

Advertisements