Wah, di Kota Cina Ini, Gelandangan dan Pengemis Dikandangi, Kenapa?

INSPIRADATA. Seperti diketahui, Cina sejak beberapa tahun terakhir menggalakkan sektor pariwisata untuk para turis. Medio Maret 2013, sektor pariwisata Cina memang melesat dan mencapai peningkatan hingga 300%.

Seperti dilansir weirdnewsasia, Namun selain wisatawan yang meningkat, jumlah gelandangan dan pengemis pun ikut meningkat tajam. Tidak heran kalau banyak warganya yang merasa terganggu dengan keberadaan pengemis jalanan ini. Mereka sampai mengejar-ngejar orang yang lalu-lalang di jalan raya tersebut.

Parahnya lagi, jumlah pengemis yang begitu tinggi juga sampai mengganggu festival keagamaan yang sering diadakan di salah satu candi kota Nanchang, China.

Untuk mengatasi ketidak-nyamanan para pengunjung yang sering dikejar-kejar oleh para pengemis tersebut, akhirnya, panita penyelenggara membuatkan sebuah kandang besi untuk para pengemis. Kandang besi itu diletakkan di area candi sehingga para pengunjung dapat memberikan donasi, baik itu berupa makanan, minuman, ataupun sejumlah uang.

Pihak panitia menilai bahwa ini adalah cara yang tepat untuk menertibkan para pengemis jalanan. Kabarnya, mereka boleh meninggalkan kandangnya kapan saja, dengan risiko bahwa mereka akan diusir keluar dari kota Nanchang pula.

Kondisi ini membuat para pengemis tidak memiliki banyak pilihan. Jadi, mereka mau tidak mau tinggal di dalam kandang tersebut untuk tetap bisa makan dan minum demi kelangsungan hidup mereka.

Di lain sisi, “cara tepat” ini mengundang tanggapan keras dari pihak aktivis hak asasi manusia. Mereka menngutarakan kegeramannya melihat perlakuan terhadap para pengemis ini.

Salah seorang aktivis mengatakan bahwa memang pengemis tersebut membutuhkan bantuan, tapi bukan seperti ini bantuan yang harus diberikan kepada mereka. []

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.