Unik, Informatif , Inspiratif

10 Fakta Unik Deodoran

0

DEODORAN merupakan salah satu kunci menjaga agar tubuh terhindar dari bau ketiak yang tidak sedap.

Deodoran sendiri kini hadir dalam beragam jenis. Mulai dari bentuk roll-on, disemprot (spray) dan batangan (stick).

BACA  JUGA: 4 Bahan Ini Ampuh Hilangkan Noda Deodoran pada Pakaian

Berikut ini fakta unik tentang deodoran yang mungkin belum anda ketahui:

1 Sudah ada sejak Mesir Kuno

Menurut New York Times, manusia di zaman Mesir kuno menciptakan sensasi mandi yang harum dengan cara mengoleskan parfum ke bagian ketiaknya. Para peneliti kemudian menemukan produk pertama pada 1888 yang diberi nama Mum. Sedangkan anitperspiran pertama bernama Everdry ditemukan 15 tahun setelahnya.

2 Deodoran pertama

Deodoran pertama untuk pria dirilis pada 1935. Karena pada awal abad ke-20, bau badan tidak dianggap sebagai masalah pria, melainkan simbol maskulinitas.

3 Mengurangi keringat

Uniknya, keringat sebenanrnya hampir tidak berbau. Sebaliknya, bau tersebut berasal dari bakteri. Jadi, butuh bahan yang mengandung antibakteri untuk mencegah bau tersebut.

Meski demikian, deodoran tidak bisa menghentikan keringat sepenuhnya. Jika deodoran Anda tertulis all day protection, bahan aktif di dalamnya hanya mampu mengurangi keringat sebanyak 20 persen. Dan jika deodoran tertulis extra strength, bahan aktif di dalamnya hanya mampu mengurangi keringat sebanyak 30 persen.

Dalam laporan Discovery Health, bahan aktif di dalam kandungan deodoran laki-laki dan perempuan sebenarnya sama. Hanya desain, kemasan, dan aromanya saja yang berbeda.

4 Tidak semua orang memerlukan deodoran karena tidak semua manusia memiliki aroma pada tubuhnya.

Untuk mengetahui aroma alami tubuh, Anda bisa mengetahuinya dari kotoran telinga Anda. Jika kotoran telinga Anda berwarna putih dan berbentuk serpihan, anda tidak memerlukan deodoran untuk tubuh anda. Tetapi jika kotoran telinga Anda berwarna gelap dan lengket, mungkin saja Anda memerlukan deodoran.

5 Hand sanitizer rupanya juga bisa bekerja sebagai deodoran

Kandungan alkohol yang ditemukan di hand sanitizer bisa membunuh bakteri di ketiak yang menyebabkan bau badan. Tetapi, menggunakan hand santizer sebagai deodoran dapat membuat kulit ketiak kering sehingga hal ini tidak direkomendasikan jika dilakukan sehari-hari.

6 Deodoran juga bisa dipakai untuk menghilangkan bau kaki

Jika Anda mengoleskan deodoran pada telapak kaki di malam hari sebelum tidur, deodoran akan bekerja menghilangkan bau kaki dan telapak kaki yang berkeringat.

7 Deodoran untuk kaki lecet

Kulit Anda pernah terkelupas saat memakai sepatu hak tinggi? Deodoran bisa menjadi penyelamat dalam hal ini. Oleskan deodoran pada bagian atas dan kaki, akan bekerja sebagai pembatas agar kaki Anda tidak terasa sakit saat memakai sepatu hak tinggi.

BACA JUGA: Inilah 5 Manfaat Tersembunyi dari Deodorant

8 Deodoran yang bikin noda kuning

Bahan dasar aluminium yang terdapat dalam antiperspiran di deodoran dapat bereaksi dengan keringat yang seringkali meninggalkan noda kuning pada bagian ketiak kemeja. Satu-satunya cara untuk mencegah hal ini adalah berhenti menggunakan deodoran yang mengandung bahan berbasis aluminium.

9 Dedoran bekerja lebih efektif saat dioleskan sebelum tidur dan  setelah mandi pagi

Deodoran sebaiknya dioleskan setelah mandi, dalam kondisi badan yang bersih. Atau sebelum tidur. []

SUMBER: STYLE CASTER

 


Artikel Terkait :

Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline