Cara Mencerdaskan Bayi
Foto: VideoBlocks

10 Kondisi Berbahaya ketika Bayi Demam

HAMPIR semua bayi pasti pernah mengalami demam. Penyebab demam pada bayi bisa saja dikarenakan setelah mendapatkan imunisasi atau karena memang kondisi kesehatan bayi sedang menurun. Ketika bayi demam, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah tak perlu khawatir secara berlebihan.

BACA JUGA: 10 Makanan agar Bayi Terlahir Cerdas

Namun, ketika demam bayi diikuti dengan beberapa kondisi yang tak biasa, cobalah untuk lebih waspada. Melansir dari laman parents.com, ada beberapa kondisi yang membuat demam bayi makin berbahaya dan berisiko. Jika orang tua mendapati kondisi seperti ini, usahakan untuk segera memeriksakan bayi ke dokter atau klinik terdekat.

Berikut kondisi demam pada bayi yang harus diwaspadai:

1. Bayi tidak nafsu makan.
2. Bayi tidak responsif dan banyak melamun.
3. Bayi terlihat lesu, lelah, letih dan kehilangan semangatnya untuk bermain.
4. Terdapat ruam di kulit tubuh bayi padahal ia tidak terbentuk benda keras atau sejenisnya.
5. Bayi mengalami mual dan muntah dengan frekuensi sering.
6. Bayi mengalami diare disertai menggigil.

BACA JUGA: Tips Menyesuaikan Mainan dengan Umur Bayi


7. Terlihat adanya dehidrasi seperti bibir kering dan pecah-pecah, tidak keluar air mata saat menangis, dan volume air kencing menurun.
8. Bayi mengalami kejang dan hilang fokus.
9. Suara nafas bayi berat bahkan sesak padahal ia tidak sedang batuk juga pilek.
10. Bayi sangat rewel, susah tidur dan seperti merasa kesakitan.

Jika menemukan kondisi di atas saat bayi demam, segera bawa bayi ke dokter atau klinik terdekat. Cari tahu apa masalahnya dan berikan pengobatan yang terbaik. Usahakan untuk tetap tenang saat bayi demam.  []

SUMBER: PARENTS


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

orang yang boleh meminta-minta

Jangan Sentuh 3 Bagian Tubuh Ini dengan Tangan!

Hasil penelitian juga mengungkapkan, orang yang menggunakan cincin atau memelihara kuku lebih dari dua milimeter membawa lebih banyak mikroba di tangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *