Unik, Informatif , Inspiratif

100 Ribu Lowongan CPNS di 2019 Kembali Dibuka

0

Lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Maret 2019 kembali dibuka untuk 100.000 formasi. Lowongan ini dibuka oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sebelumnya, tahun 2018, Kemenpan RB telah membuka lowongan 238.015 CPNS. Pada waktu itu jumlah pendaftarnya mencapai 3,62 juta orang. Selama ini, jumlah pendaftar lowongan CPNS memang selalu membeludak.

Saat ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang menyusun formasi untuk CPNS 2019. Ketua BKN Bima Haria mengaku akan meminta data terkait dengan kebutuhan PNS, baik di pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Bima mengatakan bahwa 100 ribu itu adalah angka perkiraan pihaknya. Sebab masing-masing gubernur, bupati itu punya kuota berbeda, BKN perlu identifikasi kebutuhan formasi terlebih dulu.

BACA JUGA: Passing Grade CPNS Tak Mungkin Turun

Berikut ini kabar terkini mengenai CPNS 2019:

1. Tes CPNS 7 Pemda Digelar Maret 2019

Kemenpan RB mengumumkan tes CPNS bagi 7 Pemerintah Daerah (Pemda) akan dilaksanakan pada Maret 2019.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, menjelaskan bahwa 7 pemda itu merupakan instansi yang daerahnya terkena bencana, serta daerah yang belum siap menyelenggarakan tes CPNS di 2018.

Syafruddin dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Jakarta, Selasa (22/1) mengatakan bahwa untuk daerah yang ditunda dalam penyeleksian CPNS, maka akan dilakukan pada Maret 2019.

BACA JUGA: 2 Joki CPNS Kemenkumham di Makassar Terciduk

Adapun 7 Pemda itu adalah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Papua, dan Provinsi Papua Barat.

2. Usul DPR: gunakan sistem rangking.

Berdasarkan laporan (Kemenpan RB) dari lowongan kerja sebanyak 238.015 formasi CPNS yang dibuka pemerintah pada 2018 lalu, masih terdapat 59.458 posisi yang gagal terisi. Bagian yang banyak gagal terisi ini adalah posisi dosen dengan status CPNS di Kementerian Agama dan Kementerian Ristekdikti.

Agar semua kebutuhan formasi PNS di berbagai daerah akan terpenuhi, maka Komisi II DPR mengusulkan agar seleksi tes CPNS pada tahun 2019 menggunakan sistem ranking, bukan passing grade seperti sebelumnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Herman Khaeron, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/1) mengatakan, “Saya mengusulkan lebih baik pakai sistem ranking saja. Kalau pakai sistem ranking kan semuanya akan terserap. 150 ribu ya pasti terserap.”

Herman melanjutkan, jika sistem ranking diterapkan, maka rekrutmennya terpusat dengan menggunakan komputer. Selain itu, pendaftaran CPNS juga diharapkan dilakukan dengan sistem online agar tetap menjaga akuntabilitas pendaftar.

3. Format Seleksi CPNS 2019 Sama dengan 2018

Kemenpan RB memastikan format seleksi CPNS pada tahun ini akan dibuat sama dengan tahun lalu, yakni harus melalui 3 tahapan. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Untuk dapat mengikuti seleksi tiap tahap, peserta harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PAN RB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.[]

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.