2 Penyebab Galau Menurut Ibnul Qoyyim

0

Galau, resah, dan gelisah adalah salah satu perasaan yang sering ada di benak anak muda saat ini. Namun tahukah Anda, ternyata perasaan-perasaan tersebut ada penyebabnya. Apa sajakah itu?

Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- mengatakan: “Kekhawatiran, kegalauan, dan kesedihan itu datangnya dari dua arah;

1. Yang pertama: dari cinta dunia dan terlalu berhasrat kepadanya.

2. Yang kedua: dari kurangnya amal kebaikan dan ketaatan”.

[Kitab: Uddatus Shabirin, hal: 317]

Oleh karenanya, kebahagian itu sebenarnya bukan karena harta atau nikmat dunia. Betapa banyak orang yang bergelimang harta dan nikmat dunia, tapi hatinya kering dan tidak merasakan kebahagiaan dan ketenangan.

BACA JUGA: Janganlah Sedih karena Perilaku Orang Lain padamu!

Itulah diantara sebab mengapa dunia dikatakan menipu, seakan dia yang membahagiakan, padahal kenyataannya tidak demikian.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya):

“Jangan sampai kehidupan dunia itu menipu kalian!”. [QS. Luqman: 33].

“Sungguh Allah hanyalah ingin mengazab mereka (kaum munafikin) dengan harta dan anak-anak itu di kehidupan dunianya”. [QS. At-taubah:55].

Kebahagiaan itu karena hati kita sudah tidak lagi bergantung kepada apapun selain kepada Allah.. ketika hati merasa begitu dekat dengan Allah yang paling dicinta.

Kebahagiaan itu ketika hati kita bersih dan ‘kenyang’ dengan asupan yang tepat untuk kebahagiannya.. yaitu dzikir dan amal ketaan kepada Allah ta’ala.

BACA JUGA: 6 Resep Obat Kesedihan dari Sang Ahli Hikmah

Sebagaimana dalam firman-Nya (yang artinya):

“Ingatlah, bahwa dengan mengingat Allah hati itu akan tenang (bahagia)”. [QS. Ar-ra’d: 28]

“Siapapun yang beramal shalih dalam keadaan beriman, baik pria maupun wanita, maka Kami benar-benar akan jadikan baginya kehidupan yang baik”. [An-nahl: 97]. []

Faidah Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

Kamu Sedang Offline