Unik, Informatif , Inspiratif

20 Penyebab Sulit Bangun Shalat Malam

0

Susah bangun malam? Ya, bangun malam untuk beribadah kepada Allah tentunya, bukan untuk nonton bola atau acara lainnya.

Ketahuilah, shalat malam adalah salah satu ibadah sunnah yang istimewa. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman di dalam Al-Qur’an: (yang artinya): “Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ke tempat yang terpuji.” (QS : Al-Isra’ : 79)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda mengenai keistimewaan shalat malam ini: “Hendaklah kalian shalat malam, sebab itu merupakan kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Rabb kalian, yang dapat menghapuskan dosa dan pencegah perbuatan dosa” (HR. At-Tirmidzi no. 3549, al-Hakim I/308 dan al-Baihaqi II/502, hadits dari Abu Umamah, Irwaa’ul Ghaliil no. 452)

Nah, sebagian di antara kita yang masih sulit bangun malam untuk mengerjakannya, penyebabnya adalah sebagai berikut:

Adapun sebab sulitnya bangun untuk shalat malam di antaranya adalah :

1. Tidak ada niat bangun shalat malam

2. Terlalu lelah dan tidak tidur siang

3. Tidak segera tidur di awal malam

BACA JUGA: 3 Waktu Terbaik Shalat Tahajud

4. Nyamannya tempat untuk tidur

5. Tidak ikhlas dalam beribadah

6. Tidak khusyu’ dalam beribadah

7. Tidak bergaul dengan orang shalih

8. Kurangnya rasa cinta kepada Allah

9. Terlalu banyak makan dan minum

Imam asy-Syafi’i rahimahullah berkata: “Aku tidak pernah kenyang sejak 16 tahun silam kecuali kenyang sekedarnya. Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah” (Siyar 8/248).

10. Tidak berdo’a dan wudhu sebelum tidur

“Jika engkau menempati tempat tidurmu, maka bacalah ayat kursi sampai engkau menyelesaikan ayat tersebut. Maka sesungguhnya akan selalu ada padamu seorang penjaga dari Allah, dan syaitan tidak akan mendekatimu sampai engkau masuk waktu pagi”  (HR. Bukhari no. 2311, hadits dari Abu Hurairah)

11. Tidur dengan cara miring ke kiri

Apabila seseorang tidur di atas lambung kirinya, maka ia akan tidur lebih nyenyak, sedangkan agama telah mensunnahkan tidur di atas lambung sebelah kanan, agar tidurnya tidak begitu nyenyak, sehingga ia tidak meninggalkan shalat malam.

12. Banyak melakukan dosa dan maksiat

Seorang laki-laki bertanya kepada al-Hasan al-Bashri : “Wahai Abu Sa’id, semalaman aku dalam keadaan sehat, lalu aku ingin melakukan shalat malam dan aku telah menyiapkan kebutuhan untuk bersuci, tapi mengapa aku tidak dapat bangun?” Al-Hasan menjawab : “Dosa-dosamu mengikatmu” (Ihyaa’ ‘Uluumid Diin I/313).

13. Tidak memiliki pasangan hidup yang selalu mengajak dan mengingatkan

14. Mengkonsumsi makanan atau minuman yang haram, atau nafkahnya yang haram

BACA JUGA: Susah Tahajud? Ini Solusinya

15. Tidak mengetahui dalil, keutamaan, rahasia, hikmah, manfaat, keistimewaan dan indahnya  melaksanakan shalat malam

16. Pikiran keduniaan lebih banyak yang mendominasi hati, sehingga kurang mengingat kematian dan akhirat

17. Tidak membaca kisah-kisah bagaimana semangatnya orang-orang shalih dalam mengerjakan shalat malam

18. Tidak menggunakan jam beker, alarm hp atau tidak menitip pesan kepada orang di sekitarnya untuk membangunkan

19. Tidak berusaha menghilangkan rasa kantuk saat bangun malam, lalu berdzikir kepada Allah, berdo’a, bersiwak dan berwudhu

20. Tidak mengetahui tipu daya syaithan dan upayanya untuk memalingkan manusia dari mengerjakan shalat malam.

“Apabila kalian bangun tidur, hendaknya menghirup air ke dalam hidung, kemudian membuangnya sebanyak tiga kali, karena syaitan bermalam di rongga hidungnya” (HR. Bukhari no. 162 dan Muslim no. 238, hadits dari Abu Hurairah)

Abu Ishaq as-Suba’i rahimahullah berkata: “Aku tidak bisa mengerjakan shalat dengan sempurna. Tulangku telah melemah. Sekarang, aku mengerjakan shalat hanya mampu membaca surat al-Baqarah dan Ali Imran”. Abu Ishaq tidak mampu berdiri sendiri. Setiap kali mau shalat, dia harus diberdirikan. Sehingga ketika ia berdiri ia membaca seribuan ayat. (Tadzkirah al Huffazh oleh adz-Dzahabi)

Masya Allah, bagaimana dengan kita…?!

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku tidak pernah melihat seperti Neraka, namun orang yang lari darinya justru tidur, dan aku tidak pernah melihat sesuatu seperti Surga, tapi orang yang mencarinya juga tidur” (HR. At-Tirmidzi, hadits dari Abu Hurairah, lihat Shahiihul Jaami’ no. 5622)

Semoga Allah memberi hidayah dan taufiq. []

 

SUMBER: CAHAYA SUNNAH

REDAKTUR: DIKA NUGRAHA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.