3 Alasan Mengapa Anda Harus Semangat Studi S1

screenshot_12
INSPIRADATA. Menjalani masa perkuliahan jenjang S1 selama 4 tahun, merupakan suatu dilema tersendiri bagi para mahasiswa. Terutama bagi mereka yang ‘asal’ pergi ke kampus tanpa tahu alasan mengapa mereka harus menjalani masa perkuliahan. Al hasil mereka menjalani perkuliahan asal-asalan dan terjebak oleh pergaulan bebas.

Nah, ini dia 3 mood booster agar tetap semangat jalani perkuliahan.

1. Allah SWT

Apapun profesi dan kegiatan kita di dunia, tetaplah Allah SWT menjadi tujuan hidup kita. Termasuk menjadi seorang mahasiswa. Jadilah Mahasiswa yang dibanggakan Allah SWT. Kita meniatkan menjalani perkuliahan sebagai bentuk syukur atas kesempatan rizki yang belum tentu didapatkan oleh teman kita yang lain. Karena Allah SWT Maha mengetahui dimana posisi terbaik kita.

2. Rasulullah SAW

Belajar dari teladan terbaik umat manusia di dunia, Rasulullah SAW, yang mengajarkan kerja keras, kegigihan, pengorbanan, kebermanfaatan, pantang menyerah, semangat, rendah hati, suka membantu, cerdas, dan masih banyak sifat yang harus kita teladani sebagai umat beliau. Itulah yang harus kita contoh sebagai seorang mahasiswa dan menerapkannnya dalam kehidupan kita sehari-hari. Jadilah mahasiswa yang cerdas, berakhlak mulia dan memiliki prinsip hidup, seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.

3. Orangtua

Di balik gagahnya seorang mahasiswa dengan balutan almamater serta toga yang terpasang di kepala kelak saat wisuda, terdapat keringat orangtua yang mengantarkannya sampai memiliki gelar sarjana. Meski belum tentu orangtuanya adalah seorang sarjana. Kini, banyak para orangtua yang bukan sarjana tapi dapat memberikan gelar sarjana untuk anaknya. Jadi, sangat keterlaluan jika ada mahasiswa yang tidak menghargai kerja keras kedua orangtua untuk menyekolahkannya, dengan cara menyia-nyiakan masa perkuliahannya dan mengisinya dengan kemaksiatan.

Hendaklah kita mensyukuri posisi yang diberikan Allah SWT kepada kita dengan menjalani masa perkuliahan dengan baik dan mengisinya dengan amal-amal sholeh. Insyaallah, kerja keras kedua orangtua kita tidak akan sia-sia dan bahagia karena memiliki anak, seorang mahasiswa sholeh. []


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *