ATM, 3 Cara Praktis agar Uang dalam Rekening Aman Tidak Raib Dibobol
Unik, Informatif , Inspiratif

3 Cara Praktis agar Uang dalam Rekening Aman Tidak Raib Dibobol

0

Baru-baru ramai pemberitaan kasus pembobolan rekening nasabah. Bahkan, terdapat belasan nasabah Bank BRI di Kediri, Jawa Timur, yang saldo rekeningnya menghilang secara misterius.

Hilangnya saldo tersebut banyak yang mengaitkannya dengan metode skimming untuk membobol rekening.

Pasalnya, melalui metode skimming, pelaku dapat menggandakan nomor kartu debit nasabah.

Caranya, dengan menggunakan alat skimming, pelaku mampu menyalin data pada kartu ATM ketika nasabah memasukkan kartu ke lubang ATM.

Bentuk alatnya mirip dengan lubang ATM yang sebenarnya.

Selain itu, pelaku juga menggunakan kamera pengintai untuk mendapatkan PIN nasabah.

Nah, dengan kedua cara itu, pelaku pun akan bisa memakai kartu duplikat untuk mencairkan dana.

Anda tentu tidak ingin menjadi korban pembobolan rekening.

Meski uang nasabah bisa kembali, tetap saja hal tersebut akan mengganggu kondisi finansial Anda untuk sementara waktu.

Belum lagi, Anda harus merelakan waktu dan energi ekstra untuk mengurus ini itu ketika hal tersebut menimpa Anda.

Untuk mencegah hal yang demikian itu, berikut 3 cara mudah agar uang dalam rekening Anda tetap aman, seperti dikutip dari Merdekacom.

1. Investasikan uang Anda

Tujuan dari investasi uang ini agar dana Anda tidak hanya terkumpul di satu tempat saja, yaitu tabungan.

Sebarlah dana Anda ke instrumen investasi. Untuk memilih instrumen investasi, sesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan yang Anda miliki.

Jika Anda kurang menyukai risiko atau ingin selalu aman dalam berinvestasi, artinya Anda memiliki profil risiko konservatif.

Sementara jika Anda sedikit bisa menerima risiko, Anda memiliki profil risiko moderat.

Adapun bagi Anda yang memiliki profil risiko agresif, artinya Anda siap menerima risiko yang tinggi.

2. Simpan dana darurat dalam bentuk emas

Apabila selama ini Anda menyimpan dana darurat dalam bentuk tabungan, Anda mungkin harus mengubah ke bentuk yang lebih aman.

Salah satu syarat dana darurat adalah likuid alias mudah dicairkan. Jadi, selain tabungan, logam mulia atau emas batangan adalah bentuk yang bisa Anda pilih.

Jika sudah mengalihkan dana darurat dalam bentuk emas, Anda tinggal menyimpan emas di tempat yang aman.

Saat membutuhkan dana darurat, Anda bisa menjual emas ke pegadaian maupun toko emas.

 

3. Hati-hati menggunakan ATM

Agar terhindar dari alat skimming yang terpasang di mesin ATM, Anda harus memperhatikan penggunaan PIN dengan hati-hati.

Meski tidak ada orang lain saat Anda berada di depan mesin ATM, Anda tetap harus berhati-hati saat bertransaksi.

Caranya, selalu tutup dengan tangan ketika Anda menekan PIN.

Selain itu, ganti PIN ATM secara berkala. Tujuannya agar PIN yang telah terlacak dengan alat skimming tidak bisa lagi digunakan. []

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.