penutupan hotel alexis
Foto: SuratKabar.ID

3 Fakta Penutupan Hotel Alexis

Hotel Alexis mulai tidak lagi beroperasi sejak hari Senin (30/10/2017). Ini dikarenakan hotel tersebut disebut-sebut menyajikan hiburan khusus dewasa. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi menutupnya dengan tidak memperpanjang izin usaha Hotel yang terletak di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ancol, kecamatan Pademangan, Jakarta Utara ini.

Salah satu alasan Gubernur baru untuk menutup Hotel Alexis yakni banyaknya keluhan dari masyarakat.

Hotel Alexis memang selalu dilekatkan sebagai pusat hiburan prostitusi kelas atas di Ibu Kota. Bahkan hotel ini juga sering disebut sebagai ‘Surga Dunia’.

Ada fakta menarik di balik ditutupnya hotel tersebut, berikut ulasannya yang dikutip dari suara.com:

1. Tutup Alexis, Bukti Pemerintahan Anies-Sandi Tegas
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan tidak diperpanjangnya izin usaha Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis merupakan bukti pemerintahannya tegas.

“Kami tegas,” ujar Sandiaga usai sambutan acara Penyaluran Bantuan Program Bedah Rumah Bazis Kota Jakarta Selatan di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Nipah Raya, Jakarta.

2.  Bayar Pajak 30 Miliar
Setiap tahunnya Alexis membayar pajak dan aturan yag diberlakukan pemerinta Jakarta sekitar Rp 30 miliar.

“Kalau tidak salah (bayar pajak) Rp30 miliar per tahun untuk usaha pariwisata ini. Jadi omsetnya berapa, kalkulasi tak bisa saya jawab,”‎ kata Legal & Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita dalam konferensi pers di Hotel Alexis, lantai 2, Jakarta Utara, Selasa (31/10/17).

3. Miliki Ribuan Karyawan
Total jumlah karyawan Alexis lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari 600 pegawai berstatus tetap, 400 pegawai‎ berstatus lepas, dan 150 pegawai khusus untuk di Griya Pijat yang berada di lantai tujuh. []

 


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *