kandungan berbahaya mi instan
Foto: linisehat

3 Isu Kesehatan Seputar Mi Instan Ini Terbukti Hoax

Mi instan sering dikaitkan menjadi penyebab berbagai penyakit. Meski belum terbukti secara ilmiah, masyarakat justru percaya dengan berita-berita hoax tentang mie instan.

Para ahli kesehatan memang menyarankan agar tidak mengonsumsi mi instan secara rutin karena kandungan gizinya yang kurang.

Agar tidak keliru, berikut beberapa isu hoax seputar mi yang dikutip dari detikHealth:

1. Sebabkan usus bocor
Tahun 2008 beredar pesan yang menyebut bahwa ada seorang anak bernama Hilal yang karena kebanyakan makan mi instan ususnya jadi lengket dan bocor. Berita Hilal yang dioperasi karena ususnya bocor memang fakta, namun soal penyebabnya karena makan mi instan belum bisa dipastikan.

Ahli pencernaan dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengatakan kemungkinan sang anak punya kondisi medis lain. Mi terdiri atas tepung dan hanya bahan makanan biasa sehingga kecil kemungkinan menyebabkan masalah usus.

“Jadi bisa dibilang makan mi instan itu tidak ada hubungannya dengan usus lengket dan bocor. Itu hoax dan mesti dikonfirmasi lagi kasusnya (Hilal) kenapa, ” ucap dr Ari kepada detikcom.

2. Mengandung lilin
Ketika mi instan dimasak maka air rebusannya akan terlihat keruh dan sedikit berminyak. Hal ini sempat ramai karena disebut bukti bahwa mi mengandung lilin namun dibantah oleh pakar gizi teknologi pangan Profesor Made Astawan dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Enggak ada lilin dalam kandungan mi instan. Itu dibuat seperti mi kering pada umumnya cuma digoreng dan kandungan patinya bila diguyur dengan air panas cepat melunak,” ucapnya.

3. Dicampur coklat bikin keracunan
Ada informasi yang menyebut bahwa ketika mi instan dimakan bersamaan dengan coklat dapat menyebabkan keracunan. Alasannya karena coklat memicu reaksi kimia mengubah arsenic pentoxide pada mi menjadi arsenik trioxide.

Menanggapinya ahli gizi Leona Victoria Djajadi, MND, menyebut bahwa itu tidak benar karena semua produk mi instan yang dijual bebas sudah mendapat izin oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Bukannya tidak mungkin ada kontaminasi arsenik atau keracunan. Tapi yang tidak mungkin adalah produsen mi yang sudah lolos sertifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan -red), dengan sengaja memakai arsenik sebagai bahan bakunya. Jadi ini super duper hoax,” kata Victoria.

“Biasanya biar bikin tambah keren dipakai bahasa-bahasa kimia, ditulis semua,” pungkasnya. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *