Mau Jadi Pahlawan, Ini Kriterianya

mau-jadi-pahlawanINSPIRADATA. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indoneisa) pahlawan diartikan sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Kini, arti dari pahlawan mengalami perkembangan, bahwa yang dinamakan pahlawan tidak hanya seseorang yang berjuang melawan penjajah dengan berperang, tetapi juga orang yang dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Pahlawan memiliki tiga arti penting, yaitu berani, pengorbanan dan kebenaran. Jika kita lihat dari tiga arti pahlawan tersbut, para nabi dan rasul adalah seorang pahlawan. Perjuangan Nabi Musa melawan raja Fir’aun, seorang raja yang zalim, kejam dan tidak berperikemanusiaan. Nabi Musa Mengajak kepada kebaikan, dan ke tauhidan. Nabi Ibrahim yang berani menghancurkan berhala-berhala yang dianggap Tuhan yang disembah oleh manusia.

Begitu juga di Indonesia, yang memiliki banyak patriot pembela bangsa. Mereka kebanyakan adalah orang-orang yang berjuang pada masa perjuangan melawan penjajah. Meski ada juga yang berkorban setelah kemerdekaan misalnya Pahlawan Revolusi. Tercatat ada 163 tokoh bangsa yang dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional. Sampai saat ini ada lebih dari 151 pria dan 12 wanita telah diangkat sebagai pahlawan nasional.

Pahlawan Nasional adalah gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia. Gelar ini diberikan oleh Pemerintahan Indonesia atas tindakan yang dianggap heroik. Pemberiannya tentu tidak sembarangan.

Berikut ini kriteria pemberian gelar pahlawan yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia:

  1. Warga Negara Indonesia yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya:
  2. Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik/ perjuangan dalam bidang lain mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.
  4. Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.
  5. Pengabdian dan Perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.
  6. Perjuangan yang dilakukan mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
  7. Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.
  8. Memiliki akhlak dan moral yang tinggi.
  9. Tidak menyerah pada lawan/musuh dalam perjuangannya.
  10. Dalam riwayat hidupnya tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nilai perjuangannya.[]

Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *