38 Eks Koruptor Tetap Nyaleg, Ini Imbauan KPK kepada Masyarakat

0

Mantan narapidana koruptor yang berjumlah 38 tetap masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) untuk Pemilihan Legislatif 2019. Melihat hal tersebut, KPK mengingatkan masyarakat ketika memilih wakil rakyat. Masyarakat, kata KPK, harus lebih dulu mengecek latar belakang calon wakil rakyat pilihannya.

“Pilihan itu ada pada rakyat pemilih dan tidak boleh dilarang. Namun pasti hati nurani masing-masing akan bicara untuk memilih sesuai track record yang didapat,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dikutip dari detikcom, Jumat (21/9/2018).

BACA JUGA: Dituduh Fahri Hamzah Ancam KPU, Ini Tanggapan KPK

Senada dengan Wakil Ketua KPK, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah juga menyampaikan hal yang kurang lebih sama. Dia mengimbau masyarakat mempertimbangkan latar belakang caleg demi mewujudkan wakil rakyat yang bersih.

“KPK mengajak masyarakat untuk sama-sama berperan mewujudkan politik yang bersih ke depan. Kita semua punya tanggung jawab. Karena itu, latar belakang calon anggota DPR atau DPRD sangat perlu dipertimbangkan sebagai dasar memilih,” ucap Febri secara terpisah.

BACA JUGA: Jadi Saksi Dugaan Suap, Ketum PPP Penuhi Panggilan KPK

Di sisi lain, Saut juga berharap para mantan koruptor itu bisa mengemban amanah lebih baik apabila terpilih lagi sebagai wakil rakyat. Tak lupa, ada pesan yang disampaikan Saut tentang ancaman hukuman mati bagi para mantan koruptor apabila kembali melakukan korupsi.

“Setiap manusia di bumi juga punya pintu tobatnya. Kalau nggak (tobat) dan bisa dibuktikan (korupsi lagi), akan ada Pasal 2 (UU Tipikor yang mengatur) hukuman mati,” ujar Saut. []

SUMBER: DETIK

Kamu Sedang Offline