Efek Positif
Foto: topsy.one

4 Efek Positif Jika Kakak Adik Tidur Satu Kamar

Setiap orang tua yang memiliki anak lebih dari satu, dengan jenis kelamin yang sama, tidak menutup kemungkinan para orangtua menempatkan anaknya pada satu kamar yang sama. Hal ini menjadi solusi bagi para orangtua yang memiliki keterbatasan ruangan.

Mungkin setiap anak menginginkan untuk tidur di ruangan yang berbeda demi privasinya, namun para orangtua jangan merasa bersalah karena hal tersebut.

Sebenarnya ada efek dahsyat yang positif bagi buah hati yang berbagi kamar tidur. Efeknya bahkan jangka panjang. Ingin tahu apa saja?

1. Melatih empati
Beberapa anak memang suka berbagi, dan hal tersebut harus mereka pelajari. Berbagi kamar tidur merupakan awalan yang bagus.

Seorang pakar dan terapis keluarga Joanna Seidel berkata, ” Anak-anak yang berbagi kamar tidur bersama akan belajar bagaimana caranya menghargai orang lain, melatih kesabaran, dan rasa pengertian.

Untuk mencapai hal tersebut memang tidak mudah. Demi meminimalisir adanya masalah, Seidel menyarankan, bagi para ayah dan ibu untuk memastikan setiap anak-anaknya memiliki barang dan areanya masing-masing, seperti ranjang dan tembok yang bisa mereka hias sendiri-sendiri.

2. Teman yang baik
Anak akan berkesempatan untuk berbagi kamar dengan orang lain ketika tinggal di asrama atau kos di kemudian hari, saat mereka kuliah atau bekerja. ” Anak-anak yang berbagi ruang tidur akan siap untuk berbagi di masa depannya, seperti di lingkungan kelas atau kantor,” Ujar Seidel.
Menurutnya mempelajari bagaimana caranya berbagi, dan menghargai ranah orang lain  adalah pelajaran berharga bagi si anak untuk bekal masa depannya.

3. Tidur lebih pulas
Ketika anak terbangun di malam hari, mereka pasti mencari keberadaan Anda. Ia akan terbangun dan mencari orangtua untuk mendapatkan rasa nyaman. Tapi, dengan berbagi kamar bersama saudaranya, anak akan belajar untuk mencari kenyamanan dengan mereka.

4. Lebih dekat dengan saudara
Tentunya, setiap orangtua ingin anak-anaknya akur. Tidur sekamar mampu mempererat tali persaudaraan antara kakak dan adik.

” Mereka akan mencari kenyamanan dan kemanan dari satu sama lain ketika mereka kesulitan tidur, yang akan memperkuat tali persahabatan mereka. Mereka juga berkesempatan untuk bercanda dan terlibat dalam percakapan yang lebih dalam,” ujar Seidel. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Pasang Stiker ‘Happy Family’ di Mobil Pribadi, Ini Bahayanya

para pelaku kejahatan jadi bisa mengetahui, kapan waktu sang anak sendirian di rumah tanpa ditemani ayah dan bundanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *