Unik, Informatif , Inspiratif

4 Fakta Mengerikan di Balik Gemerlapnya Hong Kong

0

HONG KONG kini tengah bergejolak. Demo berkepanjangan pertama kali dipicu oleh rencana Hong Kong memberlakukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekstradisi. RUU Ekstradisi ini akan memungkinkan para kriminal Hong Kong dikirim dan diadili ke Cina.

Demo besar yang menolak RUU ekstradisi itu juga membuat pasar saham di Hong Kong anjlok. Dampaknya aktivitas ekonomi Hong Kong lumpuh, mengganggu penerbangan di bandara, dan menyebabkan volatilitas di pasar saham.

Bahkan, berefek pada nilai kekayaan 10 warga terkaya Hong Kong yang hilang lebih dari 15 miliar dollar AS atau setara Rp213 triliun lebih.

Bukan soal karena demo besar-besaran, Hong Kong juga mengalami masalah kesenjangan ekonomi yang parah di antara masyarakatnya. Populasi yang membengkak diiringi pembangunan kota nan ekspansif, membuat penduduk Hong Kong mengalami bermacam himpitan ekonomi.

Berikut empat fakta mengerikan di balik gemerlapnya negara yang terkenal dengan film-film kung fu mandarinnya ini:

[bs_smart_list_pack_start][/bs_smart_list_pack_start]

 

Tidur di toilet dan dapur

hongkong, 4 Fakta Mengerikan di Balik Gemerlapnya Hong Kong
Foto: Suarabmi

Keterbatasan lahan dan harga sewa apartemen yang begitu mahal menyebabkan sekitar 200 ribu penduduk Hong Kong tak memiliki rumah.

Himpitan ini akhirnya memaksa mereka tinggal di rumah susun dengan kamar sangat sempit yang menggabungkan toilet dapur dan tempat tidur.

Bahkan tak jarang, mereka harus berbagi ruangan dengan dua hingga empat anggota keluarga lainnya.

”Bagian paling mengerikan dari usaha saya bertahan hidup di Hong Kong yakni saat tak lagi dapat menghirup udara segar tatkala bermukim di kamar yang sangat sempit,” ungkap seorang warga kepada South China Morning Post.

Kesenjangan sosial yang mencekik

hongkong, 4 Fakta Mengerikan di Balik Gemerlapnya Hong Kong
Foto: Unik asik

Laporan Society for Community Organization menyebut populasi penghuni Hong Kong yang tak memiliki rumah meningkat sebanyak 30 persen atau sekitar 300 orang.

Tak hanya itu, satu dari lima orang Hong Kong disebut hidup di bawah garis kemiskinan dengan kesenjangan sosial yang amat mencekik.

Harga properti yang amat mahal

hongkong, 4 Fakta Mengerikan di Balik Gemerlapnya Hong Kong
Foto: Sevenbridge

Di balik gemerlapnya kehidupan Hong Kong, ada jutaan penduduk yang terisak di balik ruang-ruang sempit hanya demi bertahan hidup. Tak sedikit dari mereka, bingung hendak makan apa keesokan harinya.

Percepatan pembangunan yang tidak diimbangi dengan taraf kelayakan hidup masyarakatnya, membuat penghuni Hong Kong mengalami kesulitan untuk memiliki hunian yang layak.

Bahkan untuk menyewa sepetak kamar, bukan perkara mudah bagi mereka.

Di Hong Kong, untuk menyewa sebuah apartemen tanpa jendela, para penghuninya harus merogoh kocek sebesar 2 ribu Dollar Hong Kong atau setara Rp 3,7 juta per bulannya.

Sementara untuk dapat mendiami apartemen berukuran 23 meter persegi lengkap dengan kamar mandi dan jendela, mereka harus membayar sekitar 12 ribu Dollar Hong Kong atau setara Rp22 juta per bulan.

Tingginya permintaan, tak berbanding lurus dengan jumlah tanah yang tersedia menyebabkan harga properti di Hong Kong melangit bahkan mencapai 200 persen dalam satu dekade terakhir.

Tidur di restoran makanan cepat saji

hongkong, 4 Fakta Mengerikan di Balik Gemerlapnya Hong Kong
Foto: Kompas

Kesenjangan ekonomi di Hong Kong memunculkan fenomena baru, masyarakat setempat menyebutnya McRefugee.

Mereka adalah para penghuni Hong Kong yang tak mampu membeli dan menyewa rumah dan memilih bermalam di restoran cepat saji, McDonald’s setiap malam.

Mereka akan membeli beberapa menu makanan, lantas memilih tidur semalaman di bangku restoran yang tersedia. []

SUMBER: GUIDEKU

[bs_smart_list_pack_end][/bs_smart_list_pack_end]

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.