4 Kesalahan Pengantin Baru di Malam Pertama

INSPIRADATA. Namanya juga malam pertama, wajar juga kalau jadinya banyak melakukan hal yang tak perlu ketika pertama kali bersama pasangan sah. Namanya juga pertama kali, sebenarnya wajar-wajar juga jika melakukan hal-hal seperti di bawah ini:

1. Tegang

Baru pertama kali melakukannya dan sudah terbayang info-info miring soal hubungan suami istri . Wah, tegangnya bukan main kan. Alhasil, karena tegang otot-otot di pinggul akan kaku, dan inilah kenapa sebagian wanita langsung merasakan sakit. Penetrasi seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit apabila organ intim sudah terlubrikasi dengan baik. Inilah sebabnya Anda berdua disarankan tetap rileks dan menikmati kebersamaan terlebih dahulu.

2. Mengabaikan pendahuluan

Di malam pertama, tak perlu terburu-buru untuk melakukan hubungan . Ini utamanya terjadi pada pengantin pria. Apabila suami memang sudah tak sabar, ada baiknya membimbing istri terlebih dahulu untuk melakukan pendahuluan. Dengan begini, hubungan pertama kalinya akan lebih nyaman dan tidak sampai sakit.

3. Takut tidak berdarah

Kalau berdarah konon katanya masih perawan. Apakah Anda masih percaya akan pernyataan itu? Berdarah atau tidak, tidak menentukan seorang wanita masih perawan. Ada sebagian wanita yang memang tidak sampai mengeluarkan darah karena selaput daranya cukup elastis. Yang paling penting adalah kita harus yakin bahwa pasangan yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada kita adalah yang terbaik untuk kita.

4. Tidak konsentrasi

Ada banyak hal yang menyebabkan istri jadi tidak konsentrasi saat hubungan pertama kali, semisal ingin buang air kecil, takut menimbulkan suara, takut tidak berdarah, takut sakit, dan lain sebagainya. Padahal, yang perlu dilakukan oleh istri hanyalah menikmati setiap momen yang dijalani bersama suami. Kan sudah halal. Iya kan? []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

alasan suami selingkuh

Perhatikan, 5 Hal Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Pasangan Anda tengah Berselingkuh

Meski demikian, ada juga orang yang tetap biasa saja dengan HP. Kemana-mana dia tidak perlu terlalu sering memegang handphone. Membuka handphone kalau ada notifikasi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *