Manusia Teori
Ilustrasi Foto: Pinkkorset.com

4 Tipe Manusia Dilihat dari ‘Teori dan Prakteknya’

Manusia Teori
Ilustrasi Foto: Pinkkorset.com

INSPIRADATA. “Perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama”. Pesan moral dari kata-kata mutiara pendek ini adalah tindakan.

Tepat sekali, tindakan adalah kekuatan. Action is Power.

Kita mungkin punya segudang impian indah, segunung rencana, setumpuk ide cemerlang, tetapi semua itu tidak akan menghasilkan apapun, jika kita tidak berani memulai dengan langkah pertama.

Berkenaan dengan itu, Andrie Wongso mengklasifikasikan manusia ke dalam empat tipe yang didasarkan pada ‘teori dan praktiknya’.

1. Orang yang tidak punya teori sekaligus tidak praktik
Orang seperti ini tidak memiliki semangat dan tidak mau belajar. Kehidupannya tanpa tujuan, tanpa gairah. Hidup hanya dijalani ala kadarnya.

2. Orang yang punya teori tetapi tidak praktik
Inilah tipe orang yang senang mengumpulkan serta menyerap berbagai macam teori. Namun sayang, segudang teori yang dimilikinya, tidak mampu dipraktekan dengan tindakan nyata. Jadi, yang ada hanya teori kosong alias NATO, No Action Theory Only!

3. Orang yang tidak punya teori tetapi mampu praktik
Inilah tipe orang yang berorientasi pada tindakan, mau belajar dari pengalaman, teori, maupun kebijaksanaan orang lain. Tipe orang ketiga ini mungkin pada awal melangkah akan mengalami berbagai macam gangguan, kesulitan, bahkan kegagalan. Namun dia menyadari semua itu harus dihadapi sebagai pembelajaran dan pematangan mental.

4. Orang yang punya teori sekaligus mampu mempraktikannya
Sudah pasti tipe ini adalah orang yang mantap dan matang mentalnya, karena tertempa oleh banyaknya problem kehidupan yang mampu dikendalikan dan diatasi. Inilah tipe orang sukses yang paling ideal. Tipe orang yang optimis, punya visi, sekaligus berani melangkah.

Banyak orang mengupayakan untuk menjadi tipe ke-4. Anda bagaimana? []

Sumber


Artikel Terkait :

About Eki Baehaki

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *