siswa sma yang diundang google

5 Fakta Christopher, Siswa SMA yang Diundang Google Setelah Ditolak di Tanah Air

Christopher Farrel Millenio Kusuma, siswa SMA Negeri 8 ini bisa main ke markas Google di Mountain View, Amerika. Hal ini terjadi setelah penelitiannya yang berjudul “Data Compression using EG and Neural Network Algorithm for Lossless Data” membuat penasaran perusahaan raksasa IT tersebut.

Sebelum diundang Google, penelitian remaja yang sering disapa Farrel ini ternyata pernah beberapa kali ditolak di Tanah Air.

Dilansir Kompas, sejak tahun 2016 Farrel sering mengajukan proposal penelitian ke ajang kompetisi di Indonesia baik regional maupun nasional, namun selalu ditolak. “Ya, kalau dihitung sampai 11 kali tidak diterima,” katanya.

Penolakan itu tidak membuat Farrel berkecil hati. Justru hal itu malah membuat semangat remaja berkacamata itu kian membara. Dia terus berusaha menyempurnakan penelitiannya baik dari sisi teori hingga penulisannya. Sebab, remaja kelahiran Yogyakarta ini yakin suatu saat penelitiannya akan diterima.

“(Saya) tidak menyalahkan panitia, tetapi diri saya sendiri dan mengevaluasi. Mungkin cara saya menyampaikannya kurang tepat sehingga mereka sulit memahami, jadi terus disempurnakan sampai-sampai membuat delapan versi,” ujarnya.

Untuk mengenal lebih dekat, di bawah ini lima fakta Farrel, remaja ganteng yang juga berprestasi mengutip Brilio.net.

 

1. Sudah mengajukan proposal ke mana-mana

Sudah selesai membuat proyek yang bisa dijalankan, Christopher mencoba peruntungannya di kancah lomba IT nasional. Sayang, sudah 11 kali mengajukan proposal tapi tidak lolos juga. “Iseng-iseng ada iklan Google di sebuah media online. Saya buka dan langsung saja ngesubmit idenya,” kenangnya.

2. Sempat tidak percaya bisa berangkat ke Amerika

Putra dari Monovan Sakti Jaya Kusuma ini mendapat kabar tak lama setelah mengajukan idenya tersebut. Setelah diwawancarai, Christopher mendapat lampu hijau dari Google untuk mengadiri acara di markasnya Mountain View, California, Amerika pada 15-20 Februari 2017. “Awalnya gak kebayang karena waktunya mepet hanya dua minggu untuk mengurus,” kata Farrel.

3. Takjub dengan kepribadian orang di markas Google

Cowok kelahiran bulan Januari ini mengatakan takjub dengan kepribadian orang-orang yang mengikuti acara tersebut. Menurutnya, peserta lomba tersebut tidak bersaing dengan ketat. “Hampir semua yang dia punya itu di-share. Tidak pernah mengatakan ini ide jelek atau buruk,” ujarnya.

4. Sudah membuat proyek ini dari kelas 11 SMA

Christopher membuat sebuah proyek saat masih di bangku kelas XI karena penasaran dengan proses pengecilan data. Cowok yang baru berusia 17 tahun ini berniat membuat penelitian di bidang Data Compression. “Dari situ tau yang namanya Zip dan Rar. Gimana sih cara membuatnya? Kan itu tahun 90an semua, masa gak ada perkembangan?” ujarnya.

5. Suka dengan game berjenis strategi

Farrel mengaku suka dengan game berjenis strategi. Berbagai game di komputer dan smartphone pernah dia jajal. Farrel tertarik dengan bagaimana musuh komputer bisa membuat permainan makin asik. “Gimana sih cara membuat musuhnya itu, kok musuhnya jago sekali membunuh kita,” ujarnya. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *