5 Fakta Rumah Eko Tertutup Tembok Tetangga; dari RT, RW, hingga Wagub dan Presiden pun Didatangi Demi Cari Keadilan

0

Rumah Eko Purnomo (37), warga Kampung Sukagalih, Desa Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Bandung, belakangan ramai diberitakan di sejumlah media. Pasalnya, rumah yang selama ini ia tempati sejak 2016 tak lagi dapat ditinggali lantaran terkepung oleh tembok tetangganya.

Akibatnya, Eko pun tak memiliki akses jalan untuk masuk ataupun keluar rumahnya.

Eko menuturkan, awalnya ada dua orang yang membeli sebidang tanah milik tetangganya yang tepat berada di depan dan samping kiri rumahnya tersebut.

BACA JUGA: Soal Rumah Pak Eko Tertutup Tembok Tetangga, Ridwan Kamil Bakal Turun Tangan jika..

Selanjutnya, tanah kosong itu dibangun rumah besar hingga menutupi rumah warisan milik Eko tersebut.

Berikut fakta-fakta dibalik rumah Eko yang dikepung tembok tetangga hingga menjadi bahan perbincangan di media sosial:

1. Eko sempat berunding dengan pembeli tanah

Sebelum pembeli tanah itu membangun rumah, Eko berunding agar tidak membangun rumah yang menutup akses menuju rumahnya.

Karena hasilnya nihil, Eko juga sempat berinisiatif membeli sebagian tanahnya Rp10 juta untuk dijadikan akses jalan akan, tetapi ditolak.

2. Angkat kaki dari rumahnya

Karena perundingan gagal, akhirnya Eko dan bersama adik-adiknya terpaksa harus angkat dan mencari tempat tinggal yang baru, rumah tersebut dibiarkan tanpa penghuni setelah dikepung tembok hingga mencapai 6-7 meter.

3. Menerobos Paspampres untuk Curhat ke Jokowi

Perjuangan Eko masih terus berlanjut.

Pada Agustus 2017 tepatnya saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan, ia nekat menerobos Paspampres untuk bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo.

Tujuannya adalah untuk curhat tentang kondisi rumahnya agar mendapatkan keadilan.

Usaha Eko untuk bertemu Jokowi gagal karena dihadang Paspampres, akhirnya ia mencoba dengan cara lain.

Pada September 2018 Eko mencoba kembali menghampiri Jokowi saat acara berbagi sertifikat tanah di Cimahi, ia melemparkan surat dan mengenai pintu mobil yang ditumpangi Jokowi.

4. Curhat ke Wakil Gubernur Jawa Barat

Eko juga sempat meminta tolong kepada Deddy Mizwar yang kala itu menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.

Setelah beberapa saat berbincang-bincang, Eko diminta nomor telepon-nya untuk ditindak lanjuti oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jawa Barat.

5. Curhat di Medsos

Karena sudah 2 tahun masih buntu alias belum ada solusi, akhirnya Eko curhat ke media sosial melalui akun faceboonya bernama Riko Purnama Purnama.

Dalam postingannya pada Jumat 7 September 2018 itu, ia meminta agar kasus tersebut diviralkan di media sosial.

BACA JUGA: PBNU Tanggapi soal Rumah Eko yang Terkurung Tembok Tetangga

Ia juga menyertakan beberpa poto kondisi rumahnya. []

 

Sumber: Okezone.com

Kamu Sedang Offline