5 Fakta Terbaru Pembantaian Ibu dan Dua Anak di Tangerang, Berawal dari Hal Ini

0

Pembantaian satu keluarga membuat geger Warga Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6/5, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Senin (12/2/2018).

Dalam insiden memilukan tersebut, tiga orang tewas menjadi korban, sang ibu, Emah (40) dengan kedua anaknya Nova (23) serta Tiara (11). Sementara sang ayah, Efendi (60), ditemukan kritis bersimbah darah.

Setelah mendalami kasus tersebut, polisi akhirnya bisa mengungkap fakta-fakta terbaru dalam insiden yang mengejutkan tersebut.

Dikutip dari Tribun Jabar, berikut 5 fakta terbaru pembunuhan satu keluarga di Tangerang.

1. Berasal dari Cekcok Pembelian Mobil

Harry Kurniawan mengungkapkan motif pembunuhan sadis tersebut berawal dari cekcok pembelian mobil secara kredit.

“Jadi dia kesal, karena istrinya nyicil mobil tanpa bicara dengan pelaku,” katanya.

Amarah Abi sempat memuncak saat mengetahui pembelian kendaraan tersebut. Abi dan Emah pun terlibat cekcok mulut. Adu mulut ini terus berlangsung selama tiga hari.

2. Tetangga Korban Dengar Teriakan Minta Tolong

Yati (21) yang tinggal di samping rumah korban. Ia menjelaskan suara gaduh terdengar dari rumah tersebut sekitar subuh tadi.

“Kedengeran ada suara minta tolong sekitar jam tigaan,” ujar Yati saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (12/2/2018).

Polisi pun sudah menggelar olah tempat kejadian perkara terkait kejadian ini.

“Suaranya berisik, kedengerannya ada berantem,” ucap Yati.

Menurutnya korban pasangan suami istri ini memang sering kali bertikai.

Pemicunya hanya lantaran faktor ekonomi.

“Sering ribut, mereka baru nikah setahun. Itu suami ketiganya korban. Korban pernah bercerai dua kali. Anak – anaknya juga hasil pernikahan sebelumnya. Dia (Emah) setiap harinya jualan baju muslim,” kata Yati.

3. Sang Suami, Aktor Dibalik Pembantaian

Sang pembantai berdarah dingin rupanya adalah sang ayah, Muchlis Efendi alias Abi.

“Muchtar Efendi dari hasil keterangan awal serta petunjuk, kita tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan, Selasa (13/2/2018).

Muchtar Efendi tega menghabisi nyawa Emah, Nova dan Tari dengan sebilah pisau.

“Berdasarkan hasil autopsi ketiga korban ada beberapa luka tusukan di leher, perut,” ungkapnya.

 

4. Abi Mencoba Kelabui Polisi

Usai menghabisi istri dan dua anak tirinya, Abi menyembunyikan pisau di dalam lemari kamar belakang.

Bukan hanya itu, Abi melukai diri seolah-olah menjadi korban pembunuhan.

Pelaku dijerat pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup. Kini, pelaku masih dalam perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

5. Abi Minta Maaf

Abi yang melukai dirinya untuk mengelabui polisi, saat ini dirawat secara intensif di RS Polri Jakarta Timur.

Abi hanya mengucapkan beberapa patah kata kepada polisi.

Berdasarkan keterangan polisi, Abi hanya mengucap kata ‘saya masih lemas’, minta maaf dan sesekali mengucapkan istigfar. []

 

loading...
loading...
Comments
Loading...