Unik, Informatif , Inspiratif

5 Hal Bermanfaat yang Bisa Dilakukan Seorang Jomblo

0

Nikah memang sebuah hal yang didambakan semua orang. Namun, setiap orang memiliki waktu yang berbeda kapan ia harus menikah. Ini adalah rahasia Allah SWT. Karena itu, jika jodoh tak kunjung datang, tetaplah harus bersabar menanti ketetapan Allah SWT, sambil memperbaiki diri.

Nah, bagi mereka yang belum ketemu jodohnya, terkadang perasaan galau datang tiba-tiba. Penyebabnya bisa macam-macam. Salah satunya karena melihat teman sebaya sudah menikah. Sebenarnya boleh-boleh saja mengalami masa kegalauan tersebut. Namun, jangan sampai terlalu lama berada dalam masa galau ini.

Oleh sebab itu, seseorang harus bisa move on dari masa kegalauan itu. Lantas bagaimana caranya agar bisa move on dari hal tersebut?

BACA JUGA: 4 Ciri Menikah karena Allah

Memperbaiki kualitas diri

Bukan hanya fokus memikirkan jodoh, tetapi kualitas diri juga harus diperhatikan. Hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia, seperti dengan orangtua, keluarga, ataupun rekan-rekan harus diperbaiki. Hal ini bisa dilakukan dengan cara terus memperbaiki ibadah dihadapan Allah SWT dan akhlak kepada sesama manusia.

Kemudian mulailah untuk memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh. Namun, hal yang perlu diingat bahwa kita memperbaiki diri bukan semata karena jodoh, tapi sepenuhnya karena Allah.
Allah Subhanahu wa taala berfirman,

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu), bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga),” (Q.S. an-Nur: 26).

Cari kesibukan yang bermanfaat

Mulai untuk membahagiakan orang sekitar. Karena membahagiakan orang lain sama seperti membuat bahagia diri sendiri. Anda bisa mulai menyibukkan diri dengan mengerjakan apa yang Anda sukai. Anda juga bisa mulai mendata hal-hal apa saja yang bisa Anda lakukan agar tidak diam saja.

BACA JUGA: Amalan-amalan Ini Hadiahnya Dinikahkan dengan Bidadari Surga

Mempersiapkan diri untuk pernikahan

Maksudnya bukan dengan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pernikahan lho. Tapi Anda bisa mulai mencari buku-buku yang dapat memperkaya khazanah keilmuan tentang pernikahan. Misalnya bacaan seperti kajian pranikah, parenting islami, cara mendidik anak, fikih pernikahan, adab pernikahan, adab suami dan istri, hak dan kewajiban suami dan istri, manajemen konflik dalam keluarga, dan tips seputar pernikahan.

Ada hal lain yang lebih penting

Ingatlah perihal lain yang lebih dekat dengan kita, yakni kematian. Namun, mengapa kita terus-menerus membiarkan diri kita terjebak pada satu perihal pernikahan saja? Bukankah masih ada perihal lain yang menanti untuk kita persiapkan bekalnya? Tentu boleh saja memikirkan perihal pernikahan, tetapi jangan melulu hanya itu.

Mulailah menyiapkan bekal tak hanya untuk pernikahan, tapi juga untuk kematian. Perbanyak ibadah, amal saleh, lebih sering lagi berbagi ilmu bermanfaat, dan mengurangi, bahkan lebih baik lagi untuk tidak melakukan maksiat. Fokus pada aktivitas yang mendekatkan kita pada-Nya.

BACA JUGA: Sebanyak Inikah Jumlah Orang yang Masuk Surga dari Umat Muhammad?

Ikhtiar menikah

“Tapi, kan menikah tidak semudah membalik telapak tangan?”

Ya, memang menikah itu bukan hal yang mudah ketika menjalaninya. Namun, ingatlah, untuk membalik telapak tangan, kita pun butuh ikhtiar kan? Apalagi untuk menikah.

Ikhtiar untuk tak pernah lelah meningkatkan iman kita, memperbanyak amal kita, dan mempersiapkan dan meningkatkan kualitas diri kita dengan ilmu. Ikhtiar mencari pasangan kita juga butuh lho. Setelah berbagai ikhtiar itu dilakukan, maka bersabarlah. Yakinlah, Allah Maha Tahu waktu terbaik untuk mempertemukan kita dengan pasangan kita. Jadi, jangan terlalu sering galau soal nikah. []

SUMBER: ABIUMMI


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline