kanker otak
Foto: CNN Indonesia

5 Hal Ini Dapat Bikin Otak Menyusut, Benarkah?

“Otak adalah neuroplastik, yang pada dasarnya berarti itu bisa berubah. Perilaku negatif dan lingkungan beracun dapat memengaruhi fungsi dan struktur otak dan berpotensi menyebabkan otak untuk ‘menyusut’ dari waktu ke waktu,” demikian sebuah paparan ilmiah  yang dimuat di media Bustle.

Tak sembarangan, paparan tersebut dikemukakan oleh ahli saraf kognitif Dr. Caroline Leaf.

“Meskipun otak yang menyusut tampak seperti sesuatu yang mengerikan, ternyata kebiasaan kita benar-benar dapat mengubah struktur otak kita entah itu untuk lebih baik atau lebih buruk,” kata Dr. Leaf.

BACA JUGA: Rahasia Televisi, Bisa Membius Otak

Hah, kebiasaan atau gaya hidup seperti apa yang dapat menyebabkan penyusutan otak seperti dipaparankan dokter  ahli tersebut? Berikut ini ulasannya.

Stres

“Seperti segala sesuatu dalam hidup, cara kita memandang situasi yang menekan dapat memengaruhi cara mereka memengaruhi kesehatan mental dan fisik kita,” kata Dr Leaf.

Tingkat hormon stres kortisol yang tinggi juga terkait dengan pengurangan volume otak, yang dapat menyebabkan menurunnya kinerja pada beberapa memori dan tugas berpikir. Itulah yang terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology.

Kurang  tidur

“Jika Anda memiliki gangguan tidur kronis, bicarakan dengan dokter anda tentang cara-cara untuk meningkatkan kualitas tidur,” kata ahli neuropsikologi olahraga klinis Dr Erin Reynolds, Psy.D.

Sebab, menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neurology, orang yang sering mengalami gangguan tidur memiliki massa otak yang lebih kecil daripada mereka yang mendapatkan tidur lebih panjang dan cukup.

Penyusutan otak sendiri bahayanya jelas. Ini berpengaruh pada kemampuan kognitif, seperti berfikir dan lain sebagianya.

Minum alkohol

Penelitian di Universitas Oxford menemukan bahwa minum alkohol berpengaruh pada penyusutan di hippocampus, area otak yang berhubungan dengan kognisi dan pembelajaran.

“Bahkan tingkat alkohol yang sedang dapat mengganggu tidur yang menyebabkan hilangnya kepadatan otak,” kata ahli saraf kognitif Dr Jared Cooney Horvath.

Merokok

Ternyata, merokok tidak hanya membahayakan paru-paru, tetapi juga dapat membahayakan otak. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry menemukan bahwa perokok pada jangka panjang memiliki korteks serebral yang lebih tipis, yaitu area otak yang berperan dalam memori, bahasa, dan persepsi. Menurut penelitian tersebut, berhenti merokok dapat membantu mengembalikan setidaknya sebagian dari ketebalan korteks, tetapi prosesnya lambat.

Makanan tertentu

Makanan jelas memengaruhi kesehatan, termasuk kesehatan otak.

BACA JUGA: Peneliti: Sering Main Action Game Bisa Rusak Otak

“Makanan yang diproses dengan tinggi gula, garam dan lemak dapat memengaruhi cara otak membangun memori dan fungsinya, merusak pembatas antara darah dengan otak yang berpotensi mengarah pada pembentukan plak amyloid yang terkait dengan Alzheimer,” kata Dr Leaf.

Hal ini dibuktikan melalui salah suatu studi yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine. Studi ini  menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minuman manis, makanan ringan tinggi natrium, dan daging olahan cenderung memiliki hippocampus yang lebih kecil.  []

SUMBER: BUSTLE


Artikel Terkait :

About laras setiani

Check Also

orang yang boleh meminta-minta

Jangan Sentuh 3 Bagian Tubuh Ini dengan Tangan!

Hasil penelitian juga mengungkapkan, orang yang menggunakan cincin atau memelihara kuku lebih dari dua milimeter membawa lebih banyak mikroba di tangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *