Ambillah waktu untuk beristirahat di tempat peristirahatan terdekat, misalnya di pom bensin terdekat atau tenda-tenda peristirahatan terdekat.
Foto: Kompasiana.com

5 Hal Ini Ternyata Penyumbang Kemacetan Terbesar di Jakarta

Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar nama kota Jakarta? Ya, salah satu yang Anda ingat pasti soal kemacetannya yang terjadi setiap hari. Tidak heran jika sebagian besar waktu warga Jakarta akan dihabiskan di jalanan.

Ternyata, ada lima hal yang turut berkontribusi menyumbangkan kemacetan di Jakarta. Berikut daftarnya yang dikutip dari idntimes.

1. Banyaknya titik bottleneck dan jalanan yang sempit

e69b594e-7112-11e7-9a9a-a7d2083b6658-1280x720-132043-ebb068bac3643c17a2a48aa7817287f8.jpgfriendsofbanyule.wordpress.com

Anda pasti pernah ngelewatin jalan yang tadinya lebar, lalu tiba-tiba menyempit di ujung sementara kondisi jalan ramai. Hal-hal yang seperti ini kerap membuat lalu lintas macet, karena kendaraan harus ngantre untuk lewat. Jalan sempit yang dibuat kurang perhitungan juga sama, nih. Biasanya jalan tersebut dimaksudkan untuk dua arah tapi dibuat pas-pasan banget hanya untuk dua mobil berukuran kecil. Jadi ketika mobil besar lewat agak sedikit kerepotan.

 

2. Banyak yang tidak patuh sama peraturan lalu lintas

p1040121-83e0c0a036179949a0239b607b177c3f.jpgadecahyapurnama.wordpress.com

Di kota metropolitan seperti Jakarta ternyata masih banyak yang gagal paham sama peraturan lalu lintas. Mulai dari menerobos lampu merah, motor di trotoar, parkir sembarangan, hingga melawan arus semua ada di sini. Tidak heran, kalau terkadang macet terjadi karena hal sepele.

3. Pejalan kaki nyebrang sembarangan

pagar-eb3f407f13f64f8037861eb4a76f7086.jpgmediaindonesia.com

Penyebab kemacetan tidak selalu salah yang membawa kendaraan kok. Para pejalan kaki juga turut menyumbang kemacetan. Terutama mereka yang nyebrang sembarangan – bukan di zebra cross atau di jembatan penyebrangan yang seharusnya.

4. Satu orang satu kendaraan

jalan-jakarta-macet-1bab4a0f442e8be6a2fc8c24389ea07b.jpghipcar.com

Mungkin karena lifestyle, warga Jakarta yang punya mobil pribadi enggan menggunakan angkutan umum dan memilih menggunakan mobil atau motor sendiri. Dengan jumlah penduduk Jakarta yang segitu banyak, dan bayangkan di satu keluarga terdiri dari empat orang dan semuanya menggunakan kendaraan pribadi, tentu jalanan akan dikerumunin lautan kendaraan.

5. Angkutan umum yang belum memadai

mikrolet-13-7-2017-1-6a0388efba636aa94e023a85ad9cf3dc.jpgaktual.com

Ini jadi salah satu alasan mengapa banyak orang malas naik angkutan umum – meski sekarang juga sudah dibantu dengan adanya transportasi online. Selain kondisi yang umumnya gak layak, mereka sering ngetem sembarangan. Tidak hanya kita sebagai penumpang sering menunggu lama, mereka juga suka menghalangi kendaraan di belakangnya. Jadi tambah macet. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *