5 Kekayaan Terbaik dari Indonesia Ini Justru Sulit Dinikmati Rakyatnya Sendiri

0 222
alam-  - 5 Kekayaan Terbaik dari Indonesia Ini Justru Sulit Dinikmati Rakyatnya Sendiri -
foto: Tribun Timur – Tribunnews.com

INSPIRADATA. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Mulai dari hasil bumi, laut serta tambangnya melimpah ruah. Sepantasnya Indonesia menjadi negara yang subur makmur dan kaya.

Kekayaan alam Indonesia termansyur ke manca negara, sehingga banyak komoditi yang diekspor ke luar negeri. Kekayaan itu jarang bisa dinikmati di tanah air sendiri.

Dilansir dari Hipwee, berikut ini kekayaan Indonesia yang justru jarang bisa dinikmati oleh Rakyatnya sendiri:

  1. Kakao alias coklat. Indonesia adalah penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Produsen coklat terbesar di dunia bahkan mengandalkan pasokan kakao dari Indonesia. Cokelat-cokelat bermutu hasil olahan tersebut kemudian diimpor oleh Indonesia. Sehingga harganya melambung tinggi dan sulit dijangkau oleh rakyatnya sendiri.
  2. Teh. Indonesia merupakan salah satu dari 10 besar negara penghasil teh di dunia. Teh terbaik Indonesia diekspor ke luar negeri dalam bentuk mentah tanpa merek. Sedangkan di dalam negeri, teh yang bisa dinikmati justru teh yang terbilang murah karena kualitasnya jauh daripada teh yang sudah diekpor tersebut.
  3. Kopi. Sama halnya seperti teh dan cokelat. Kopi terbaik Indonesia juga diekpor ke luar negeri. Sedangkan, di dalam negeri, yang bisa dinikmati dengan harga terjangkau justru kopi dalam kemasan sachet yang kualitasnya tentu tidak bisa dibandingkan dengan kopi terbaik yang sudah diterbangkan ke kuar negeri.
  4. Tekstil. Bukan hanya pangan, ternyata sandang terbaik Indonesia juga lebih banyak yang jadi bahan pakaian orang di luar negeri. sedangkan, di dalam negeri, kualitas tekstil yang bagus harganya sangat mahal. Sehingga, tektil yang lebih melekat di masyarakat justru bahan impor yang kualitasnya lebih rendah.
  5. Karet. Komoditi satu ini juga merupakan andalan ekspor Indonesia. Sayangnya, ketika ekpor bahan mentah karet ini diimpor kembali dalam bentuk barang jadi, seperti bola, ban dan barang lain, harganya justru menjadi sangat tinggi di tanah air sendiri.

Semoga nanti Indonesia bisa mengolah sumber daya alamnya sendiri sehingga bisa dinikmati oleh rakyat tanpa tercekik harga tinggi.[]

(Visited 48 times, 2 visits today)
loading...
loading...

You might also like More from author

Comments

Loading...