Foto: Getty Image

Rosberg, Pensiun Hanya 5 Hari Setelah Juara Dunia!

 

Foto: Getty Image
Foto: Getty Image

INSPIRADATA. Nico Rosberg, 31, membuat kejutan. Ia menyatakan pensiun dari balapan F1. Padahal, lima hari yang lalu, ia juara dunia balapan mobil paling bergengsi itu.
Yang unik, Rosberg mengumumkan keputusannya pensiun melalui akun Facebook pribadinya, Jumat (2/12/2016).

Berikut pernyataan lengkap Rosberg, yang termuat di akun Facebook pribadinya:

Selama 25 tahun membalap, itu selalu menjadi mimpi saya, ‘hal utama’ untuk menjadi Juara Dunia F1. Melalui kerja keras, rasa sakit, pengorbanan-pengorbanan, ini adalah target saya. Dan sekarang saya sudah meraihnya. Saya sudah mendaki gunung, saya sedang berada di puncak, jadi ini rasanya sudah tepat. Emosi terkuat saya saat ini adalah rasa syukur yang mendalam pada semua orang yang mendukung saya dan membuat ini bisa terjadi.

Musim ini, biar saya ceritakan pada kalian, benar-benar sangat berat. Saya berupaya sekuat tenaga di setiap hal, setelah kegagalan di dua tahun terakhir; mereka (kegagalan-kegagalan itu) menjadi bahan bakar motivasi saya ke tingkat yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Dan tentu saja itu memberi pengaruh pada orang-orang yang saya cintai, juga — itu merupakan pengorbanan bersama dari seluruh keluarga, membuat semua target bisa kami penuhi.

“Saya tidak bisa menemukan kata terimakasih yang cukup pada istriku Vivian; dia selalu luar biasa. Dia memahami kalau tahun ini adalah tahun besar, kesempatan kami untuk meraihnya, dan dia memberikan ruang pada saya untuk memulihkan diri setiap habis balapan, menjaga dua anak perempuan kami setiap malam, mengambil alih saat kondisinya menjadi berat dan mendahulukan kejuaraan ini (F1).

Saat saya memenangi balapan di Suzuka, saat di mana takdir juara ada di tangan saya sendiri, tekanan besar itu mulai datang dan saya mulai berpikir untuk menyudahi karier membalap saya jika saya menjadi juara dunia.

Pada Minggu pagi di Abu Dhabi, saya tahu kalau ini bisa menjadi balapan terakhir saya dan itu semakin jelas di kepala saya sebelum start. Saya ingin menikmati setiap bagian dari pengalaman itu (di balapan terakhir), tahu bahwa itu bisa menjadi balapan terakhir…dan saat lampu (start) padam saya menjalani 55 lap paling intens sepanjang hidup saya.

Saya mengambil keputusan ini pada Senin malam. Setelah berkaca selama sehari, orang pertama yang saya beri tahu adalah Vivian dan Georg (Nolte, anggota manajemen tim Rosberg), lalu kemudian Toto (Wolff, bos tim Marcedes).

“Satu-satunya hal yang membuat keputusan ini menjadi sangat sulit buat saya adalah karena saya menempatkan keluarga balap saya dalam posisi yang sulit. Tapi Toto bisa memahami. Dia langsung tahu kalau saya sudah sepenuhnya yakin dan hal itu menenangkan saya. Capaian paling membanggakan buat saya di balapan adalah telah memenangi gelar juara dunia bersama tim yang terdiri dari orang-orang luar biasa, The Silver Arrows.

Sekarang saya hanya akan menikmati momen ini. Masih ada waktu untuk menikmati pekan depan, untuk berkaca atas musim yang sudah dilalui dan mencoba menikmati setiap pengalaman yang akan datang. Setelah itu, saya akan melalui periode selanjutnya dari kehidupan saya dan melihat apa yang tersedia untuk saya. []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Akankan Mou Sukses di Spurs?

Tujuannya jelas: mengarahkan klub kembali ke empat besar dalam jangka pendek dan, selama 18 bulan ke depan, mendapatkan beberapa trofi. Bisakah Mou?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *