foto: youtube

6 Tips Menu Makanan Dokter Timnas untuk Para Legiun Sepakbola Saat Puasa

INSPIRADATA. Kondisi prima dan kesehatan para pemain sepakbola sangat menentukan berhasilnya suatu tim, khusus dari itu, para pemain timnas diminta menjaga kondisinya, mengingat mereka yang Muslim harus tetap bertanding saat Ramadhan setelah tarawih tahun ini.

Untuk itu, tim dokter timnas yang dipimpin Syarif Alwi memberi menu yang harus dipatuhi para pemain selama Ramadhan untuk menjaga kebugarannya. Berikut tips untuk menjaga kebugaran para pemain timnas:

1. Seusai shalat tarawih atau sebelum pertandingan, pemain harus makan buah-buahan, makanan yang mengandung karbohidrat. Setelah itu, ada roti lapis.

2. Setelah pertandingan, mereka boleh makan besar. Apabila mereka terlalu banyak makan, sedangkan rentang waktu antara buka puasa dan pertandingan sangat dekat, perut akan terlalu kembung.

Proses pencernaan juga kurang bagus karena darah yang seharusnya menuju pencernaan, tetapi darah malah menuju ke otot. Alhasil, perut menjadi terasa kembung dan mungkin mual.

3. Saat sahur, pemain harus mengatur menu makanan mereka. Makanan tersebut harus bisa membuat mereka bertahan hingga buka puasa.

Selain makan mengandung karbohidrat, mereka juga harus banyak makan buah. Jangan makan yang pedas. Jangan makan terlalu banyak daging. Mereka bisa makan protein seperti ikan, daging ayam, dan telur. Itu pun secukupnya.

Kenapa tidak boleh makan daging? Karena untuk proses metabolisme daging, butuh banyak cairan. Cairan yang ada di tubuh kita malah digunakan untuk proses metabolisme daging.

Sementara hasil metabolisme daging dikeluarkan melalui urine. Alhasil, mereka banyak kencing. Karena itu, mereka akan merasa haus selama bulan puasa.

4. Mereka harus makan cukup buah dan karbohidrat. Nasi tidak boleh berlebihan. Saat berbuka puasa, minuman juga tidak boleh terlalu manis. Nanti setelah mereka buka puasa, mereka akn terasa ngantuk. Jadi pas mau pertandingan, mereka terasa tidak fit.

5. Sesudah selesai bermain, mereka harus beristirahat. Jangan pergunakan untuk hal-hal lain. Mereka lalu makan sahur jam 04.00. Setelah shalat subuh mereka bisa istirahat.

6. Satu jam sebelum berlatih, mereka bisa joging. Idealnya berlatih ringan sekitar 45 menit. Satu jam paling lama sebelum buka puasa, boleh latihan passing. Pokoknya yang tidak menghabiskan tenaga. []

Sumber


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Akankan Mou Sukses di Spurs?

Tujuannya jelas: mengarahkan klub kembali ke empat besar dalam jangka pendek dan, selama 18 bulan ke depan, mendapatkan beberapa trofi. Bisakah Mou?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *