Unik, Informatif , Inspiratif

6 Tips Menghindari Lilitan Hutang

0

Saat ini fenomena kartu kredit sudah merajalela, orang-orang lebih suka menggunakannya dibandingkan menggunakan uang kas atau kartu debit yang dimilikinya. Tanpa sadar mereka membelanjakan banyak hal dengan kartu tersebut, tanpa sadar pula membengkaklah tagihan kartu kreditnya yang artinya bertambahlah hutang miliknya.

Kalau hutang sudah melilit-lilit dapat dipastikan hidup kita sangat tidak nyaman. Ditagih sana-sini. Bisa juga karena terlilit hutang bakalan menambah jumlah musuh. Karena hutang yang tak dapat dibayar tentulah membuat kesal. Belum lagi kebohongan demi kebohongan yang biasa dilakukan karena biasanya orang yang punya hutang itu akan memberikan seribu satu alasan pada saat ditagih.

BACA JUGA: 6 Solusi Ketika Seseorang Terlilit Utang Riba

Sudah bukan rahasia lagi, seseorang yang meminjam atau berhutang akan selalu minta disegerakan saat meminjam. Namun selalu berkelit saat ditagih. Bahkan bisa-bisa memusuhi si pemberi hutang.

Oleh karena itu Rasulullah sangat tegas dalam mensikapi persoalan hutang piutang ini. Beliau sampai tidak mau menshalati mayit yang terbelenggu hutang sehingga ada yang menanggung beban hutang si mayit. Barulah Rasulullah mau menshalatinya.

Selain itu beliau juga mengajarkan untuk selalu membaca doa agar terhindar dari hutang setiap habis shalat. Sampai-sampai seorang sahabat bertanya kenapa Rasulullah banyak meminta perlindungan dari hutang. Rasulullah pun menjawab, “Sesungguhnya seseorang yang berhutang ketika dia berbicara biasanya berdusta, dan bila berjanji sering mengingkarinya.” (HR. Bukhari)

Agar terbebas dari jeratan hutang, Rasulullah selalu menganjurkan untuk hidup sederhana. Namun demikian perlu juga disikapi sebab-sebab dari seseorang bisa terlilit hutang. Ini dia 6 cara menghindari lilitan hutang dikutip dalam ukhtiindonesia.com:

1.Iri hati

Sering kita melihat kalau rumput tetangga itu lebih hijau. Akibatnya kita selalu didera rasa iri. Tanpa mengukur kondisi keuangan, kita memaksakan diri untuk memiliki apa yang tetangga kita miliki. kendati itu harus berhutang.

  1. Penampilan

Tak jarang kita hidup hanya dipengaruhi oleh rasa gengsi. Akibatnya kita selalu ingin kelihatan wah. Semakin mahal yang kita pakai, akan kelihatan semakin prestise. Walaupun untuk itu kita terpaksa juga harus berhutang.

  1. Hidup hanya sesaat

Akibatnya membuat orang buta hati, dan mendorong seseorang untuk menikmati kesenangan apapun tanpa memikirkan konsekuensi yang ada.

  1. Mengikuti kata hati

Sering saat sedang berbelanja kita menjadi lapar mata. Terlebih saat meilhat sale yang sedang diadakan di toko-toko. Akibatnya kebutuhan yang sebenarnya tidak kita perlukan masuk ke dalam daftar belanja kita. Alasan mumpung diskon, seringkali membuat kita lupa diri.

BACA JUGA: 4 Alasan Mengapa Harus Segera Lunasi Utang

  1. Mengabaikan atau menganggap remeh utang

Kebiasaan berhutang bila tidak dikendalikan lama-lama akan menumpuk, dan tahu-tahu menjerat kita.

6.Tidak memiliki rencana anggaran yang baik.

Rencana anggaran diperlukan untuk mengatur keuangan kita. Mana barang yang benar-benar kita butuhkan. Rencana Anggaran ampuh untuk mencegah kita terlilit utang. Namun ingat, kita juga harus mematuhi rencana anggaran yang telah kita buat. Jangan biarkan rencana itu hanya jadi sekedar rencana saja. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.