Toko Ini Buka Terapi Mati, Tarifnya 15 Menit Rp. 250 Ribu

INSPIRADATA. Stepan Piryanyk, seorang pembuat peti mati asal Ukraina, membuka layanan baru bagi pelanggannya. Ia membuka terapi peti mati untuk orang-orang agar bisa merasakan suasana ketika mati.

Piryanyk tinggal di pemakaman di Truskavets. Sehari-hari ia memang berbisnis seputaran peti mati ini.

Untuk terapi peti mati ini, Piryanyk menset waktu 15 menit untuk setiap pelanggan yang ingin tahu bagaimana rasanya terbaring di peti mati yang bagi kebanyakan orang sangat menakutkan ini.

Mengapa Piryanyk membuka layanan terapi ini?

“Suatu kali, orang tua kami, menyimpan peti mati di loteng—peraturannya memang begitu dalam masyarakat kami. Kemudian nenek kami, yang rumahnya tidak memiliki loteng karena tinggal di apartemen, datang kepada. Dia meminta kami untuk membuat sesuatu untuknya sehubungan peti mati yang bisa dimasukkan ke dalam apartemennya.

“Jadi kami memutuskan untuk membuatkannya sebuah peti mati yang disimpan di ruangan sofa. Anda berbaring di atasnya di malam hari dan perlahan-lahan bisa merasakan untuk keabadian,” jelas Piryanyk seperti dilansir oleh Huffington Post.

Pelanggan diperbolehkan “bersantai” dengan menutup atau membuka peti mati itu.

“Setelah seharian kerja keras, Anda bisa datang dan bersantai di sini. Anda pulang dalam suasana hati yang benar-benar berbeda,” kata Anna Petrukhina, 51, kepada Reuters.

Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sesi selama 15 menit ini? $ 25 dollar (atau sekitar Rp 250.000). Mahal juga ya? []

 


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *