Unik, Informatif , Inspiratif

7 Aki Genset GBLA Dicuri

0

Tujuh aki penghidup genset di Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) beserta kabelnya dicuri sekelompok orang pada Kamis (24/1) malam.

Kejadian tersebut baru diketahui pada Jumat (25/1) pagi oleh petugas.

BACA JUGA: Generasi Milenial Harus Gelorakan Energi Hari Pahlawan!

“Untuk kronologis saya tidak paham betul karena saat kejadian tidak di kantor. Hanya saya dapat informasi itu hilanganya Senin malam. Siapa yang mengambil, siapa yang ini kami belum tahu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Bandung, Dodi Ridwansyah, Jumat (25/1/2019).

Dodi mengatakan, hilangnya aki itu sudah dilaporkan ke kepolisian setempat. Menurut Dodi, aki itu berfungsi untuk menghidupi genset di stadion di kala ada pertandingan ataupun acara penting di stadion.

Selama ini, kata Dodi, genset jarang digunakan. Musababnya, ketika stadion akan dipakai untuk pertandingan, pengelola berkoordinasi dengan PLN untuk penyediaan listrik.

Karena jarang digunakan itulah menurut Dodi pengelola stadion luput dan tidak mengecek secara rutin. “Kalau misalkan ada EO (event organizer) ada yang mau pakai, kami arahkan mereka untuk membawa genset sendiri dan tidak mengandalkan genset kita. Jadi memang kalau mau dipakai harus ada genset untuk jaga-jaga saja,” jelasnya.

Stadion GBLA memiliki 8 genset. Masing-masing genset memiliki satu aki. Tujuh di antaranya raib. Kerugian pun ditaksir lebih dari Rp 50 juta.

“Itu berdasarkan perhitungan kasar karena ada kabel juga yang diambil. Saya kan enggak tahu harga satuan 7 aki berapa, kabelnya berapa. Tapi kalau dengan komponen lain sekitar Rp 50 juta,” tuturnya.

Peristiwa pencurian ini diakui Dodi merupakan kejadian pertama. Ke depannya, penjagaan di Stadion GBLA akan ditingkatkan untuk mencegah kejadian yang sama terulang lagi.

“Kejadian ini tentu menjadi pembelajaran untuk kita. Terkait keamanan harus semakin ditingkatkan agar tidak terulang lagi. Kami evaluasi mana yang kurang,” ujarnya. “Karena kami juga ingin tahu apakah ada keterlibatan orang dalam atau bagaimana”.

BACA JUGA: Generasi Milenial Harus Gelorakan Energi Hari Pahlawan!

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Mochammad Rifai mengungkapkan kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Gedebage. Namun setelah dilakukan olah TKP, polisi tidak menemukan CCTV di sana.

“Kita sifatnya back up untuk mengungkap kejadian ini, dan yang menanganinya Polsek Gedebage. Tapi memang di lokasi tidak ada CCTV,” ujar Rifai. []

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline