foto: Times Indonesia

9 Hal Ini Bantu Mengetahui Baik atau Tidaknya Seseorang

foto: Times Indonesia

INSPIRADATA. Sifat orang tidak bisa ditentukan hanya dengan melihat penampilan luarnya saja. Jika baru kenal atau baru bertemu, bagaiman kita mengetahui orang itu baik atau tidak?

Dilansir dari ummi-online, berikut ini tips untuk mengenali karakter seseorang dengan mudah dan dalam waktu singkat. Apakah orang itu baik atau tidak? Sederhananya, Perhatikan saja 9 hal ini:

Orang baik cenderung lebih banyak tersenyum. Kebaikan seseorang bisa ditunjukkan dari cara dia tersenyum. Mengapa? Karena semakin banyak orang tersenyum, maka hawa positif akan bertebaran di sekitarnya. Selain itu, dengan tersenyum, orang akan terkesan lebih ramah dan bisa dipercaya.

Pikiran-pikiran negatif jarang menghinggapi orang baik, sedangkan orang jahat biasanya diliputi iri hati dan dengki. Orang baik akan selalu menanamkan pikiran positif dalam hidupnya. Bahkan saat dia mengalami masa-masa sulit sekalipun. Berbeda dengan orang jahat, saat kita berbicara dengannya akan banyak pikiran-pikiran atau gagasan buruk yang dia tebarkan. Bahkan dia bisa menyebar hawa iri dengki di sekitar kita.

Lihat seberapa sering dia mengganti nomor handphone. Orang baik, jarang mengganti nomor handphonenya. Mungkin pada awalnya terdengar konyol dan main-main, tapi percayalah orang baik jarang mengganti nomor handphnenya. Mereka beranggapan jika suatu saat orang membutuhkan mereka, gonta-ganti nomor handphone menjadi petaka tersendiri. Orang akan kesulitan mencari nomor kita dan kita kehilangan satu kesempatan menolong orang.

Orang baik biasanya lebih sering menyapa duluan. Orang baik tidak akan keberatan untuk menyapa semua orang, bahkan orang yang berbuat jahat padanya sekalipun. Orang baik selalu terhindar dari rasa ingin dicari dan dibutuhkan, dia biasanya tidak membutuhkan pengakuan orang atas kinerjanya selama ini.

Orang baik tidak ingin menunjukkan dia baik, tapi orang jahat akan membangun citra baik untuk dirinya.

Orang baik selalu pintar mengendalikan emosi.

Orang baik akan bercerita atau membagikan hal-hal yang bermanfaat dengan tujuan memberi tahu, bukan untuk menggiring opini publik bahwa hanya dirinyalah yang benar.

Orang baik seelalu merapal 3 kata sakti, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih.

Orang baik tidak akan keberatan untuk mengakui kelebihan orang lain. Apalagi jika dia merasa salah, mereka tidak akan segan-segan untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahannya. Berbeda dengan orang jahat yang memiliki gengsi tinggi dan menganggap dirinya benar. Jangankan mengaku salah,mengapresiasi orang lain saja sulit. Ada saja alasannya untuk menjatuhkan orang lain.

Semoga 9 hal diatas bisa membuat kita lebih berhati-hati dalam bergaul dan berteman, ya.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *