Unik, Informatif , Inspiratif

Ada Bisnis Apa di Balik Lapas Sukamiskin? (1)

0 22

Salah satu fungsi lapas adalah menjadi tempat perenungan penghuninya. Terisolasi dari dunia luar semestinya menjadi penghuninya jera atas hukuman itu. Tapi di Lapas Sukamiskin sepertinya fungsi jera itu berubah. Lapas Sukamiskin bahkan memberikan fasilitas yang terbilang mewah bagi penghuninya. Termasuk fasilitas diizinkan berbisnis di dalam Lapas.

Hal ini terungkap dalam sidang kasus suap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen. Dalam sidang itu diungkap sejumlah narapidana di Lapas Sukamiskin mendapatkan berbagai fasilitas yang terbilang mewah.

Pelanggaran ini disinyalir telah berlangsung lama, seiring meningkatnya jumlah tahanan Tipikor.

Bilik Asamara Dalam Lapas

Terpidana korupsi pemberian suap kepada pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla), Fahmi Darmawansyah masih bisa meraup untung dari dalam lapas. Fahmi menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen berupa uang hingga mobil agar diberikan fasilitas istimewa, termasuk soal kebutuhan biologis.

BACA JUGA:Begini Rupanya Kondisi Kamar Setnov Sebenarnya di Sukamiskin, Bagus Mana Toiletnya dengan yang Ada di Rumahmu?

Bahkan, Wahid membiarkan Fahmi membangun ‘bilik asmara’ dalam ruangan seluas 2×3 meter di areal lapas. Tak hanya untuk keperluannya sendiri, Fahmi juga mematok tarif kepada narapidana lainnya jika ingin menggunakan bilik tersebut.
Jadi, walaupun Fahmi berstatus tahanan, dia tetap memiliki pendapatan dari bisnis yang ia kelola bersama seorang narapidana kasus pembunuhan yang menjadi asisten pribadinya, Andri Rahmat.

Anggota penuntut umum KPK Muhammad Takdir Suhan saat membacakan surat dakwaan Wahid Husen di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Selasa (5/12) menjelaskan keadaan fasilitas itu. Dijelaskan bahwa fasilitas itu dilengkapi dengan tempat tidur untuk keperluan melakukan hubungan badan suami-istri, baik itu dipergunakan Fahmi Darmawansyah saat dikunjungi istrinya, yaitu Ineke koesherawaty, maupun disewakan Fahmi Darmawansyah kepada warga binaan lain dengan tarif Rp 650 ribu.

Fasilitas TV, AC, dan Kulkas dalam sel

Dulu, tak seorangpun yang akan menyangka, bahwa sebuah lapas di Indonesia dapat memiliki fasilitas seperti ini: lain televisi dengan jaringan TV kabel, AC, kulkas kecil, spring bed, furnitur dan dekorasi interior high pressure laminated.

Tapi dengan adanya inspeksi Kemenhukam yang diliput oleh media, maka masyarakat menjadi tahu apa yang ada di balik lapas Sukamiskin.

Dalam sidang dakwaan mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen memberikan fasilitas mewah kepada sejumlah narapidana salah satunya Fahmi Darmawansyah.

Fahmi mendapatkan semua itu karena uang suap yang diberikan ke Wahid Husen.

BACA JUGA: Sederet Napi Koruptor di Lapas Sukamiskin

Anggota penuntut umum KPK Muhammad Takdir Suhan membeberkan fasilitas yang didapatkan Fahmi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Rabu (5/12) mengatakan suap untuk kemewahan ini dalam pengadilan.

“Bahwa kamar yang ditempati Fahmi Darmawansyah tersebut dilengkapi dengan fasilitas di luar standar kamar lapas yang seharusnya, antara lain televisi dengan jaringan TV kabel, AC, kulkas kecil, spring bed, furnitur dan dekorasi interior high pressure laminated. Fahmi Darmawansyah juga diperbolehkan menggunakan telepon genggam selama di lapas,” kata Takdir.

BACA JUGA: Penjelasan Kalapas Sukamiskin soal Temuan Luas Sel Setya Novanto

Takdir juga memberi penjelasan bahwa Wahid selaku Kalapas (saat itu) mengetahui hal tersebut namun dia membiarkan penyimpangan itu. Bahkan, saat Fahmi Darmawansyah dan orang kepercayaannya di lapas yakni Andri Rahmat yang juga tersangka kasus pembunuhan mengelola bisnis renovasi sel serta membangun saung di Sukamiskin, Wahid tutup mata. []

BERSAMBUNG | SUMBER: KUMPARAN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline