Unik, Informatif , Inspiratif

Agar Anak Senang Belajar

0

Salah satu proses yang harus dilalui anak adalah proses belajar. Sayangnya banyak anak-anak tak suka belajar. Banyak penyebabnya. Menemukan penyebab anak tak suka belajar, akan membantu kita dalam memilihkan jalan yang menyenangkan saat melalui proses belajar ini.

Supaya anak senang belajar, ada sejumlah cara yang bisa kita lakukan. Dilansir dari bestofparenting.com, kita bisa membuat anak semangat dan senang belajar dengan membangun motivasi intrinsiknya. Selengkapnya, langsung saja kita simak infonya di sini.

BACA JUGA: UAS Ajak Orang Tua Hijrah Pendidikan Anak

1. Membagi tugas besar

Kadang anak enggan mengerjakan PR karena sudah merasa terbebani dulu dengan tugas yang begitu banyak, berat atau panjang. Di sini, kita bisa membantu anak untuk memecah tugas besar jadi kecil.

Misal, ada PR mengerjakan 10 soal, maka kita bisa membantunya untuk membuat jadwal setiap beberapa jam sekali untuk mengerjakan 2 soal. Setiap selesai dua soal, anak bisa bermain atau selingan sedikit. Setiap kali berhasil mengerjakan 2 soal, anak bisa mendapatkan kepuasan sendiri hingga nantinya bisa lebih semangat menyelesaikan soal-soal lainnya.

2. Motivasi yang tidak membebani

Anak memang perlu diberi motivasi agar semangat belajar dan membuat pencapaian yang tinggi di sekolah. Tapi kita juga tak bisa langsung meneka anak dengan keras untuk selalu bisa jadi juara satu atau menuntutnya bisa selalu mendapat nilai 100. Cari tahu pelajaran apa yang paling disukainya. Dorong ia untuk mengeksplorasi hal-hal yang menarik minatnya tersebut.

BACA JUGA: Pentingnya Menanamkan Pendidikan Agama pada Anak Sejak Dini

Satu hal penting lainnya yang perlu diingat adalah kita juga perlu jadi role model atau panutan yang baik untuk anak. Bila ingin anak hobi membaca dan suka belajar, kita juga perlu langsung mencontohkan kebiasaan membaca dan belajar di rumah. Kegiatan belajar tak harus selalu di dalam ruang kelas dan kaku.
Bila kita sebagai orangtuanya bisa memperlihatkan rasa senang akan ilmu pengetahuan, anak pun bisa dengan sendirinya ikut merasa bahagia dan bisa menikmati kegiatan belajarnya.

3. Memberikan pilihan

Karena anak kita bukan robot, jadi umumnya, anak-anak tak suka selalu disetir, diatur, atau dituntut melakukan segalanya. Tapi terlalu membebaskannya juga malah bisa membuatnya sulit diarahkan.

Sebagai orang dewasa, kita dapat mengarakannya dengan memberi anak-anak pilihan. Sebagai contoh, daripada langsung menyuruh anak untuk belajar setelah makan malam, kita bisa memberinya pilihan mau belajar sebelum atau setelah makan malam. Dengan diberi pilihan ini, anak bisa merasa dirinya dipercaya sekaligus belajar bertanggung jawab.[]

SUMBER : LIPUTAN 6


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline