Inspirasi dan Data

Ahli: 15 Juta Orang Palestina Idap Penyakit Mental

0 241

Di pakistan, sebanyak 15 juta orang menderita bermacam gangguan mental.

Hal itu diungkapkan oleh Badaruddin Junejo, Kepala Ilmu Penyakit Jiwa di Mohtarma Benazir Bhutto Medical University yang mengatakan jumlah pasien gangguan itu terus bertambah di negeri tersebut.

“Faktor seperti kerugian ekonomi, ketidak-amanan, ketidak-pastian politik, pengangguran, kondisi kerja yang penuh tekanan, diskriminasi gender dan gangguan susunan sosial adalah penyebab utama penyakit mental di negeri itu,” katanya, lansir Xinhua.

Dalam seminar terpisah diselenggarakan di Benazir Bhutto Hospital di Rawalpindi, Pakistan, depresi mengisi enam persen dari semua penyakit mental di negeri itu.

Terpisah dari itu, Punjab Institute of Mental Health menyelenggarakan kegiatan jogging untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit mental di Ibu Kota Provinsi Punjab, Lahore, untuk memperingati hari tersebut.

Di tengah peringatan Hari Kesehatan Mental, sebuah penyerang dari orang tak dikenal menggunakan pisau, yang telah dinyatakan menderita gangguan jiwa oleh polisi, di Kota Karachi di Pakistan Selatan masih tersebar luas di kota tersebut.

Hanya perempuan menjadi sasaran dan 11 perempuan telah cedera selama dua pekan belakangan oleh penyerang yang menderita sakit mental itu, yang masih berkeliaran setelah menyebar gelombang panik.

Dalam percakapan dengan Xinhua, Inspektur Senior Polisi di Karachi Shehla Qureshi mengatakan, penyerang tersebut mengincar perempuan secara khusus. Perempuan di Daerah Gulistan-e-Johar, tempat penyerang misterius bisanya menemukan sasarannya, tak mau keluar rumah mereka sendirian saja karena mereka takut terhadap penyerang yang sakit jiwa.

Sameeha Aleem, seorang konsultan ilmu jiwa, mengatakan kepada media lokal bahwa penyerang berpisau tersebut mungkin mendapat perintah halusinasi untuk menyerang perempuan, dan ia mungkin telah menyaksikan kekerasan serta pelecehan di tangan perempuan. Akibatnya ialah ia sekarang melakukan pembalasan dengan menyerang perempuan secara membabi-buta. []

Sumber: Antara

loading...
loading...
Comments
Loading...