Ahli Gizi Teh Manis Tidak Cocok untuk Berbuka Puasa. Kenapa ya
Ahli Gizi Teh Manis Tidak Cocok untuk Berbuka Puasa. Kenapa ya

Ahli Gizi: Teh Manis Tidak Cocok untuk Berbuka Puasa. Kenapa ya?

INSPIRADATA. Teh manis. Minuman favorit masyarakat Indonesia dan selalu menjadi minuman andalan saat berbuka puasa saat Ramadan.

Dilansir oleh Brilio, Senin (16/5/2017). Tenyata mengkonsumsi teh manis kala berbuka puasa sangat tidak disarankan oleh ahli gizi. Hal ini dikarenakan teh manis hanya mengandung sukrosa.

“Enggak cocok. Teh manis isinya (kandungannya) sukrosa saja. Salah berbuka puasa dengan tes manis, apalagi dengan gula berlebih,” kata Rita Ramayulis DCN, M.Kes di Jakarta.

Rita mengatakan, saat kita berbuka ouasa tubuh perlu segera menaikkan kadar gula darah hingga menjadi stabil. Sukrosa saja tak cukup, tubuh juga butuh glukosa dan fruktosa.

“Konsumsi kurma basah, kalau enggak ada kurma kering. Satu kurma mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa, serat, kalium, potassium dan vitamin A. Perpaduan sukrosa, glukosa dan fruktosa bisa menaikkan kadar gula sekaligus menstabilkannya,” kata Rita.

Selain itu, cairan elektrolit yang hilang selama berpuasa harus segera diganti saat berbuka. Selain kurma, buah-buahan termasuk air kelapa bagus bagi tubuh karena menyuplai cairan dan elektrolit.

“Buah pisang, semangka dan pepaya bisa menjadi pilihan karena juga mengandung serat, fruktosa, glukosa, kalium dan vitamin A,” pungkasnya. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *