Foto: IDN Times

Akibat Letusan, Volume Gunung Anak Krakatau Susut 60 Persen

Pandeglang, Ahad (30/12).”Kondisi gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami penyusutan volume sehingga tubuh gunung menurun. Berdasarkan analisis visual, Anak Krakatau yang semula tingginya 338 meter,namun kini terkikis menjadi 110 meter.

Akibat penyusutan itu gunung Anak Krakatau menjadi lebih rendah dibandingkan Pulau Sertung. Tinggi Pulau Sertung hingga kini mencapai 182 meter, sehingga Anak Krakatau lebih rendah menjadi 110 meter.

Diperkirakan volume Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda Banten mengalami penyusutan. GAK menyusut antara 150 sampai 180 juta meter kubik akibat erupsi dan kegempaan vulkanik selama beberapa pekan lalu.

BACA JUGA:Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Selimuti Kota Cilegon

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Solihin mengatakan: “Penyusutan volume itu sampai 60 persen atau dua per tiga dari volume awal.”

“Kami berharap menyusutnya volume gunung itu tidak menimbulkan tsunami,” tambah Agus Solihin.

Agus menjelaskan, bahwa penyusutan volume Anak Krakatau itu hingga 180 juta kubik dipastikan menyisakan antara 40 sampai 70 juta meter kubik. Bahkan, kondisi gunung dua per tiga dari volume semula akibat tingginya erupsi dan letusan itu.

Dilaporkan pula bahwa saat ini status GAK Siaga atau Level III. Karena itu diimbau masyarakat tidak boleh mendekati gunung tersebut dalam radius lima kilometer. Masyarakat juga diimbau agar menyiapkan masker, untuk antisipasi apabila terjadi hujan abu.

BACA JUGA: Menteri ESDM: Status Gunung Anak Krakatau Jadi Siaga

Tiupan angin bergerak ke arah timur laut dengan ketinggian asap 1.000 meter. Agus juga menerangkan bahwa pihaknya berharap dengan adanya penyusutan volume gunung, maka status siaga dapat dirubah menjadi status kembali normal. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

About Kesit Susilowati

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *