Aksi Solidaritas Muslim, Siswi dan Guru AS Kenakan Hijab

bf4d5811-7e81-4278-897c-342b66f5de18_169INSPIRADATA. Kemenangan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat banyak menuai tanggapan dari semua publik di Amerika. Salah satunya dari masyarakat muslim. Mereka merasa khawatir atas terpilihnya Trump sebagai Presiden. Pasalnya Trump pernah menyerukan kampanye anti-muslim yang meresahkan.

Terpilihnya Trump sebagai presiden, dikabarkan akan terjadi lonjakan terhadap kasus diskriminasi serta rasis yang dialami oleh sejumlah muslim. Sebelumnya, calon presiden terpilih ini pernah melakukan kampanye melarang orang-orang muslim masuk ke Amerika Serikat.

Al hasil itu menimbulkan keresahan terhadap masyarakat muslim. Baik yang berada di dalam atau di luar Amerika. Akhirnya, para komunitas Muslim di Amerika mengadakan aksi positif sebagai bentuk solidaritas untuk meredakan Islamphobia.

Contohnya, di sekolah Duluth East High School, Minnesota, Amerika Serikat. Puluhan murid dan beberapa guru memakai hijab selama satu hari pada pertemuan minggu lalu. Lebih dari 30 perempuan mengenakan kerudung warna-warni sebagai bentuk dukungan terhadap murid-murid yang beragama Islam.

Dilansir Wolipop, Shanze Hayee adalah salah satu murid yang mengenakan jilbab ke sekolah semenjak kelas 6 SD. Ia tidak pernah mendapatkan pandangan atau prilaku negatif selama memakai jilbab.

Kini dengan terpilihnya Trump menjadi Presiden Amerika Serikat membuat Shanze dan murid-murid muslim lainnya merasa khawatir akan adanya pelarangan berjilbab di sekolah. Maka dari itu, para guru dan murid lain baik yang muslim maupun nonmuslim mencoba berhijab sebagai bentuk solidaritas. []


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *