pelaku pedofilia
Foto: Edublox Online Tutor

Anak Main 10 Menit, Bisa Turunkan Risiko Penyakit Berbahaya

Sudah menjadi masanya anak-anak, aktif bermain di dalam atau di luar rumahnya. Bukan hanya untuk senang-senang saja, bermain pun menurut hasil penelitian yang dilakukan di Wake Forest University di North Carolina, Amerika Serikat 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit.

Salah seorang pakar kesehatan yang terlibat dalam penelitian ini, dr. Justin Moore, menyebutkan bahwa aktifitas fisik dalam waktu singkat ternyata sudah cukup untuk membuat anak cenderung lebih rileks dan menurunkan berbagai risiko penyakit. Seperti diabetes dan Jantung.

Penelitian ini sendiri dilakukan dengan menganalisis data dari sekitar 11 ribu anak dari Amerika Serikat, Brasil, dan beberapa negara di Eropa dengan rentang usia 4 hingga 18 tahun.

Para peneliti sendiri mempertimbangkan faktor usia, jenis kelamin, kebiasaan melakukan aktifitas fisik, hingga indikator yang berkaitan dengan resiko kardiometabolik layaknya berat badan, tekanan darah, aliran darah dengan kadar kolesterol baik atau kolesterol jahat, trigliserida, kadar glukosa, dan juga kadar insulin.

BACA JUGA
Ini Lagu-lagu Anak Ciptaan Ibu Soed, Masih Hapalkah?
Lagi Viral, Video Ayam Sebesar Anak Kecil Ini Buat Heboh Netizen

Dalam penelitian ini, ditemukan 32 hubungan antara indikator tersebut dengan aktifitas fisik. Salah satunya adalah kebiasaan aktifitas fisik yang ringan layaknya dengan bermain-main selama 10 menit yang ternyata bisa membuat anak memiliki manfaat kardiometabolik.

Hasil penelitian ini mendukung hasil studi sebelumnya yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari McMaster University dari Kanada pada tahun 2016 lalu. Dalam penelitian ini, diketahui bahwa anak-anak yang rutin bermain bisa membuat sensitifitas insulin dan kebugaran kardiorespirasi tubuhnya semakin meningkat yang tentu berimbas positif bagi kesehatan tubuhnya. []

Sumber: doktersehat


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Pasang Stiker ‘Happy Family’ di Mobil Pribadi, Ini Bahayanya

para pelaku kejahatan jadi bisa mengetahui, kapan waktu sang anak sendirian di rumah tanpa ditemani ayah dan bundanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *