Foto: People

Anak Sulung Trump Samakan Tembok Pembatas dengan Pagar Kebun Binatang

Anak sulung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Jr menuai kritik setelah mengunggah sebuah instastory di Instagram. Ia menyamakan tembok pembatas negara dengan kebun binatang.

“Anda tahu mengapa Anda dapat menikmati satu hari di kebun binatang?” tulis Donald Trump Jr,  seperti dikutip dari AFP, Kamis (10/1/2019), “Karena dinding bekerja.”

Pernyataan Trump Jr itu pun langsung menuai kritik dari warganet. Capture dari instastory Trump Jr diunggah kembali oleh seorang jurnalis NBC, Emily Jane Fox.

BACA JUGA: Permintaan Dana Trump Sebabkan Shutdown Pemerintah AS

Dalam unggahan Jane itu, warganet menumpahkan segala kritik terhadap Trump Jr. “Ia kotor, seperti ayahnya,” ujar seorang warganet, @Provaxshill.

Selain itu, menurut akun @mary1335, pendapat Trump Jr itu dianggap tak pantas. “Tercela. Segera ia akan di kandang dan kemudian kita akan melihat bagaimana dinding bekerja.”

Bahkan akun @People4AGreater berharap seekor gajah menembak Trump Jr. “Berharap seekor gajah menembak dia (Trump Jr).”

Sebelumnya, Trump Jr memang kerap menuai kontroversi atas pernyataannya. Salah satunya adalah saat Trump Jr membandingkan pengungsi Suriah dengan semangkuk permen Skittles beracun.

BACA JUGA: 3 Juta Orang AS Dukung Pemakzulan Trump

Tak hanya sang anak, Trump pun pada Mei 2018, pernah menyamakan para imigran yang masuk ke Amerika seperti binatang. “Kami mendapati orang-orang (migran) itu yang datang ke negara ini atau yang mencoba untuk masuk. Kami menghentikan banyak dari mereka,” kata Trump kala itu.

Sejak awal 2017, Amerika merealisasi pembangunan tembok pemisah antara Amerika dan Meksiko. Tembok itu kurang lebih akan melintang sepanjang 3.200 kilometer. Diprediksi pembangunan tembok itu akan memakan biaya hingga USD 5,7 miliar. []

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Dahsyat, Kentut Pria Ini Bisa Bunuh Nyamuk dari Jarak 6 Meter

radius kentut Joe bisa lebih besar daripada bom atom yang menghancurkan Hiroshima pada 1945.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *