anak titipan tuhan
Foto: fikih kontemporer

Anakmu Adalah Amanah Tuhanmu

Oleh: Kesit Susilowati

Kapitalisme sepertinya sudah menelan kehidupan kita. Banyak suami istri pekerja menitipkan anak-anak mereka pada kakek-neneknya selama mereka bekerja. Hal ini tidak sepenuhnya salah atau benar. Banyak sekali pertimbangan mereka memilih kakek-nenek sebagai penitipan anak-anaknya.

Selain untuk berhemat, kakek-nenek adalah keluarga terdekat yang paling bisa dipercaya dalam mengasuh cucunya. Namun sesungguhnya para orang tua pekerja ingat bahwa:

1. Kedudukan orang tua semestinya dimuliakan.
2. Semestinya kitalah yang merawat/mengayomi orang tua bukan sebaliknya.
3. Kakek nenek biasanya memiliki cara pandang dan metode berbeda dalam pengasuhan. Hal ini sebenarnya bisa memicu kebingungan pada anak usia dini yang baru diajarkan masalah disiplin.

BACA JUGA: Siapa Tahu Anak Anda Introvert!

4. Kakek nenek semestinya menikmati hari tua dengan bahagia, dengan berkumpul atau bersosialisasi bersama teman-temannya. Atau giat beraktivitas dalam keagamaan. Kehadiran cucu yang terus-terusan merepotkan dapat merusak kebahagian masa tua mereka.

Kasus seperti ini, mungkin tak bisa disamaratakan kondisinya. Namun tetaplah, menjaga kemaslahatan semua harus diutamakan. Ingatlah, sesungguhnya apa yang kita tanam kini, kelak akan kita panen. Bila kita merawat dan menjaga orang tua, anak-anak kita akan melihat, dan menyimpannya dalam memori mereka sebagai kenangan manis. Ingatlah anakmu adalah amanah Tuhanmu kepadamu, bukan kepada orang tuamu. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *