Unik, Informatif , Inspiratif

Ancam Perkarakan Facebook, Abu Janda: Saya Siap Tempur

0

Terkait somasi dan ancaman pelaporan yang dilakukan oleh Abu Janda kepada Facebook karena kasus pemblokiran akun pribadi dan fanspage miliknya, pihaknya mengaku yakin memiliki bukti yang cukup kuat.

Lelaki dengan nama asli Permadi Arya tersebut menuturkan bahwa pihaknya memiliki bukti yang cukup kuat untuk memperkarakan Facebook ke meja hijau. Abu Janda juga mengaku telah didampingi puluhan penasehat hukum untuk melawan platform media sosial raksasa ini.

BACA JUGA: Abu Janda Ancam Gugat Facebook Rp. 1 Triliun

“Mereka di belakang saya dan saya siap tempur. Mereka lihat kasus ini unik,” ujarnya, Jumat (09/02/19).

“Ini kasus zaman now. Jadi ini perusahaan multi billion dollar didugat selebritis medsos. Ini kasus zaman now yang belum pernah ada di Indonesia,” kata dia.

Abu Janda dan penasihat hukumnya menilai kasus ini begitu kuat dan unik. Sebab namanya disebut secara jelas dalam rilis resmi Facebook global dalam bentuk News Room.

Menurut Abu Janda, dalam keterangan di News Room tersebut, Facebook menegaskan bahwa mereka memblokir sejumlah akun berdasarkan perilaku akun tersebut, bukan berlandaskan konten yang mereka posting.

Selanjutnya, Abu Janda mengatakan bahwa Facebook menegaskan, dalam kasus blokir akun ini, Facebook mendeteksi orang-orang di balik akun tersebut berkoordinasi satu sama lain dan menggunakan akun palsu untuk mewakili diri mereka sendiri.

Dalam daftar blokir tersebut, akun Permadi Arya termasuk dari lima akun yang masuk dalam daftar Saracen.

BACA JUGA: Soal Saracen, Abu Janda Beri Waktu Facebook 4 Hari 

Total akun yang diblokir Facebook adalah 207 halaman Facebook, 800 akun dan 546 grup serta 208 akun Instagram. Terkait hal ini, Facebook Indonesia mengaku siap menerima keluhan dan kritikan atas tindakan yang mereka lakukan.

“Prioitas kami adalah meminimalisir kekuatan grup Saracen untuk menggunakan akun, halaman, dan grup yang disusupi serta mencegah kemungkinan yang berbahaya. Apabila pemilik sah dari akun, halaman, dan grup yang terdampak agar segera menghubungi kami. Kami terbuka untuk menelaah dan mengkaji akun mereka kembali,” ujar Juru bicara Facebook Indonesia, Jumat (08/02/19).

Mendengar jawaban Facebok tersebut, Abu Janda merasa sudah seharusnya sikap perusahaan milik Mark Zuckerberg demikian. Dia mengapresiasi atas sikap terbuka Facebook untuk menerima kritikan atas tindakan yang mereka lakukan.

“Memang yang kita inginkan itu. Facebook melakukan tindakan atas dasar informasi yang salah. Saya ingin kembalikan akun saya. silakan dievaluasi, kalau saya bukan bagian dari Saracen ya silakan,” tandasanya. []

 

SUMBER: VIVA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.