Selfie Berlebihan Berbahaya Bagi Psikologi

Anda Hobi Selfie? Hati-hati, Ini Dampaknya jika Berlebihan

INSPIRADATA. Selfie, pasti kita tidak asing lagi mendengar kata tersebut. Dimanapun dan kapanpun pasti selalu ada selfie, baik ketika sedang berkumpul bersama teman maupun sedang sendiri. Selfie sudah merebak ke semua kalangan, bahkan ada yang begitu tergila-gila dengan selfie.

Seperti dikutip oleh akun Facebook Harmasto Hendro Kusworo. Ada seorang remaja asal Inggris bernama Danny Bowman, ia begitu terobsesi selfie hingga ratusan foto dalam waktu sepuluh jam. Danny rela menurunkan berat badannya hingga 13 kg agar terlihat ramping ketika di depan kamera.

Ada cerita yang lebih mengerikan dari Danny ini. Ketika dirinya tidak menghasilkan foto yang sesuai dengan harapannya, Danny mengaku ingin menghabisi hidupnya sendiri. Hal seperti ini tentunya jangan ditiru.

Di Thailand saja, para psikiater sudah menghimbau kepada para pemuda Thailand untuk tidak melakukan selfie. Karena mengingat dampak yang ditimbulkan dari selfie ini begitu mengerikan. Tak hanya itu, selfie juga ditakutkan akan merusak generasi masa depan.

Lantas, apa saja dampak dari selfie yang berlebihan bagi psikologi yang harus kita waspadai? Berikut beberapa bahaya selfie bagi psikologi.

1. Gangguan penyakit mental

Gangguan dismorfik tubuh adalah jenis penyakit mental kronis dimana penderita tidak bisa berhenti memikirkan penampilannya dari cacat sedikit pun, meskipun cacat tersebut hanya minor atau hanya bayangannya saja.

2. Krisis kepercayaan diri

Rapuhnya kepercayaan diri seseorang bisa dilihat dari keinginannya untuk selalu diperhatikan oleh orang lain melalui foto selfie yang di posting ke sosial media. Tentu saja jika kebiasaan posting selfie ini diteruskan, akan menjadi penyakit yang lebih kronis dan berbahaya secara psikologis.

3. Kepribadian narsis

Gejala kepribadian narsistik meliputi sikap-sikap berikut ini: Percaya bahwa dirinya lebih baik dari yang lain, terus-menerus mengharapkan pujian dan kekaguman dari orang lain, gagal untuk mengenali emosi dan perasaan orang lain, tidak bisa menerima kritikan.

4. Kecanduan

Psikolog Dr. David Veal dari London melaporkan bahwa selfie memang bisa menjadi kecanduan terutama pada orang-orang yang sudah memiliki penyakit psikologis tertentu.

Tren yang kini sedang berkembang itu, lanjut dia, bisa menjadi masalah serius dan menimbulkan risiko kesehatan yang fatal. Ini bukan masalah kesombongan. Ini adalah salah satu kesehatan mental yang memiliki tingkat bunuh diri yang sangat tinggi, kata Veal seperti dilansir dari Mirror. []

 

Sumber: DokterSehat.com


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *