Unik, Informatif , Inspiratif

Anies ke Korban Longsor: Tetap Tinggal tapi Berisiko atau Pindah tapi Aman

0 106

Longsor yang terjadi pada Senin (26/11/2018), menyebabkan satu rumah terkena dampak longsor akibat hujan lebat. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa memang seharusnya tidak ada bangunan di lahan itu, karena lahan tersebut merupakan lahan hijau. Dengan demikian, bangunan yan berdiri di lahan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

BACA JUGA: Korban Longsor Bandara Soekarno-Hatta dalam Keadaan Puasa

“Di tempat ini kita cek status lahannya ini lahan hijau yang tidak seharusnya dibuat bangunan. Ada ketinggian tanah yang perbedaannya signifikan. Kemudian kita saksikan sekarang penuh dengan bangunan dan hampir pasti semuanya tidak punya IMB,” kata Anies di lokasi, Selasa, (27/11).

Upaya yang kini beliau lakukan yaitu dengan memperbaiki tanggul sehingga diharapkan bisa mengantisipasi longsor susulan. Namun, perbaikan tanggul cukup memakan waktu yang lama, hingga satu bulan.

Anies juga mengkaji ulang bangunan-bangunan yang berdiri di sekitar tempat kejadian longsor tersebut. Jika bernilai risiko, Anies meminta warga untuk pindah dari tempat tersebut jika tidak ingin terkena longsor susulan.

BACA JUGA: Evakuasi Longsor Puncak dan Cijeruk Masih Dilakukan, Tujuh Korban Belum Ditemukan

“Rumah-rumah yang berada di pinggir tanggul akan kita review, akan kita audit semuanya. Bila tempat ini adalah tempat berisiko maka bangunan-bangunan itu harus dibongkar,” tutur Anies.

Jika bangunan tidak dibongkar, makan akan bernilai risiko. Beliau juga mengatakan, apabila warga tidak ingin terkena longsor kembali, warga lebih baik mencari tempat yang lebih aman.[]

SUMBER: KUMPARAN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline